Senin, 29 Juli 2024

Pengertian Kepemimpinan


Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995:769), istilah “kepemimpinan” berasal dari
kata”pimpin” dengan mendapat awalan ”me” menjadi ”memimpin ” yang berarti
menunjukkan jalan dan membimbing. Perkataan memimpin bermakna sebagai kegiatan,
sedangkan yang melaksnakannya disebut “pemimpin” bertolak dari kata pemimpin itulah
berkembang pula istilah atau perkataan” kepemimpinan” yang mempunyai makna
menunjukkan pada semua perihal dalam memimpin termasuk juga kegiatannya itu sendiri.
Sebagaimana diungkapkan oleh Achmad Sanusi (2009:19) bahwa :
“Kepemimpinan adalah keseluruhan tindakan guna mempengaruhi serta menggiatkan
orang dalam usaha bersama untuk mencapai tujuan, atau dengan definisi yang lebih
lengkap dapat dikatakan bahwa kepemimpinan adalah proses pemberian jalan yang mudah
dari pada pekerjaan orang lain yang terorganisir dalam organisasi formal guna mencapai
tujuan yang telah ditetapkan”.
W.J.S. Poerwadarminta (1984:754) secara etimologis kepemimpinan berasal dari kata
pemimpin yang artinya menuntun, menunjukkan jalan, mengantarkan. Sedangkan
Wahyusumidjo (1994:18-19) mengemukan bahwa kepemimpinan adalah proses dalam
mempengaruhi kegiatan-kegiatan seseorang atau kelompok dalam usahanya mencapai tujuan
di dalam suatu situasi tertentu.
Kartini Kartono (2003:5-8) berpendapat bahwa kepemimpinan merupakan masalah relasi dan
pengaruh antara pemimpin dengan yang dipimpin. Kepemimpinan tersebut muncul dan
berkembang sebagai hasil dari interaksi otomatis antara pemimpin dengan orang -orang yang
dipimpinnya. Sedangkan Ordway Tead dalam Kartini Kartono (2003:49) mengemukan bahwa
kepemimpinan ialah kegiatan mempengaruhi orang-orang agar mereka bekerjasama dalam
mencapai tujuan yang diinginkan.
Sudarwan Danin (2004-24) kepemimpinan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh
individu atau kelompok untuk mengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau
kelompok yang tergabung di dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan
sebelumnya. Malayu S.P Hasibuan (2003:170) mengemukakan kepemimpinan adalah cara
seorang memimpin mempengaruhi perilaku bawahan agar mau bekerjasama secara produktif
untuk mencapai tujuan organisasi.
Ambar Teguh Sulistiyani (2008:21) berpendapat bahwa kepemimpinan dapat berjalan dengan
lancar dan berhasil dalam melakukan inisiasi terhadap kelompok perlu didukung oleh
kemampuan pemimpin. Kemampuan pemimpin memegang peranan utama untuk menentukan
efektivitas kepemimpinan seseorang. Sejumlah kemampuan umum sebagai unsur dasar
kepemimpinan berupa :
a. kapasitas
b. kapabilitas
c. kepribadian pemimpin
Kapasitas (kemampuan) adalah merupakan background yang dimiliki oleh pemimpin
mengenai tingkat kemampuan yang dapat meliputi keahlian, pengetahuan, dan keterampilan
baik yang diperoleh secara formal, non formal maupun bersumber dari pengalaman pribadi,
yang bermanfaat bagi kepemimpinannya.

Tidak ada komentar: