Leverage ratio memiliki beberapa macam perhitungan yang
dapat digunakan. Jenis-jenisnya yaitu :
a). Debt to asset ratio (debt ratio)
Debt ratio adalah rasio utang yang membandingkan antara
total utang dengan total aktiva. Rumusan untuk mencari debt ratio
sebegai berikut.
Debt Ratio = Total Debt
Total Assets
b). Debt to equity ratio
Rasio ini berguna untuk menilai seluruh utang dengan
ekuitas. Dapat dikatakan rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap
rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan utang perusahaan.
Sehingga rasio ini memperlihatkan kelayakan usaha dan resiko pada
23
keuangan perusahaan. Untuk mencari debt to equity ratio sebagai
berikut :
Debt To Equity Ratio = Total Utang (Debt)
Ekuitas (Equity)
c). Long Term Debt to Equity Ratio
Rasio yang disingkat dengan LTDtER adalah rasio yang
menunjukkan antara utang jangka panjang terhadap modal sendiri.
Artinya, rasio ini membandingkan seberapa besar modal sendiri yang
menjadi jaminan utang jangka panjang.
Untuk membandingkan hal tersebut dapat menggunakan rumus :
LTDtER = Long Term Debt
Equity
d). Times Interest Earned
James C. Van Horne dalam Kasmir (2015:160), rasio times
interest earned diartikan sebagai kesanggupan perusahaan membayar
biaya bunga. Rasio ini dicari menggunakan rumus :
Times Interest Earned = EBIT
Biaya Bunga
e). Fixed change coverage
Rasio yang dilaksanakan dengan ketentuan apabila
perusahaan mendapatkan utang jangka panjang atau menyewa aktiva
berdasarkan kontrak sewa. Mencari rasio Fixed Change Coverage
(FCC) yaitu
24
FCC = EBT + Biaya Bunga + Kewajiban sewa
Biaya Bunga + Kewajiban sewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar