Bagaiman dan apa yang akan dilakukan oleh investor yang akan berinvestasi dalam surat
berharga, baik saham ataupun obligasi. Walaupun antara sekuritas atau saham dan obligasi
sedikit berbeda akan tetapi prosesnya hamper sama. Sebelum investor benar-benar terjun
dalam berinvestasi disurat berharga, dia harus mengetahui bagaimana cara proses investasi.
Dalam proses investasi, berikut ini beberapa langkah yang harus dilakukan oleh investor
sebelum terjun dalam bentuk investasi dalam surat berharga, yaitu :
1. Penentuan kebijakan investasi
Dalam penentuan kebijakan ini masing-masing investor berbeda,meliputi penentuan
tujuan investor dan kemampuannya atau kekayaan yang dimiliki dan dapat
diinvestasikan. Tujuan investor adalah bermacam-macam, apakah bersifat sementara
(jangka pendek) atau jangka panjang. Dalam berinvestasi dapat memperoleh manfaat
uang dari berjalannya waktu dengan menjanjikan keuntungan yang tinggi. Untuk
memperoleh keuntungan yang besar, diperlukan juga kemampuan atau kekayaan yang
besar yang akan ditanamkan dalam surat berharga, hal ini dilakukan untuk menghindari
sebesar mungkin risiko yang akan timbul.
2. Analisis sekuritas
Ada berbagai sekuritas atau saham yang akan dibeli, yang mana dari berbagai sekuritas
ini tidak mungkin dibeli semua karena ada keterbatasan dalam sektor finansial. Untuk itu,
investor perlu mencari dan mengumpulkan sekuritas mana yang memiliki prospek baik
dan menguntungkan.
3. Konstruksi portfolio
Melibatkan identifikasi asset khusus mana yang akan dijadikan investasi dan berapa besar
bagian dari investasi pada tiap asset tersebut. Konstruksi portfolio investasi terdiri dari
berbagai kesempatan dan kemungkinan investasi, baik dalam aktiva riil atau aktiva
finansial atau kombinasi dari keduanya. Konstruksi portfolio ini dilakukan untuk
mengalokasikan dana yang ada ke dalam berbagai alternative investasi dengan harapan
dapat mengurangi risiko investasi yang terjadi secara keseluruhan.
4. Revisi portfolio
Hal ini dilakukan bila ada informasi atau perubahan yang terjadi dalam alternatif
sekuritas yang dipilih sebelumnya, yang mana revisi ini dilakukan untuk menghindari
kemungkinan terburuk dari risiko yang akan timbul.
5. Evaluasi kinerja portfolio
Evaluasi ini dilakukan untuk melihat apakah nilai yang diharapkan investor sebelumnya
bila investor bandingkan dengan kenyataan yang investor terima telah sesuai. Evaluasi ini
dilakukan setiap saat setelah investor menerima manfaat atau keuntungan dari investasi
yang dilakukan sebelumnya. Bila menurut apa yang diharapkan dengan kenyataan terjadi
itu seimbang, maka kita dapat meneruskan portfolio investasi seandainya tidak ada
perubahan-perubahan.
Rabu, 29 Desember 2021
Proses Investasi (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar