Selasa, 28 Desember 2021

Pengertian Auditor Internal (skripsi dan tesis)


Auditor Internal merupakan auditor yang bekerja pada suatu lembaga
atau perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada lembaga
atau perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu
manajemen perusahaan tempat dimana mereka bekerja. Internal auditor adalah
orang atau badan yang melaksanakan aktivitas internal auditing. Oleh sebab
itu, internal auditor senantiasa berusaha untuk menyempurnakan dan
melengkapi setiap kegiatan dengan penilaian langsung atas setiap bentuk
pengawasan untuk dapat mengikuti perkembangan dunia usaha yang semakin
kompleks (Nasution, 2012).
Sawyer (2014) menjelaskan bahwa tanggung jawab internal auditor pada
berbagai perusahaan sangat beragam tergantung pada perusahaan yang
bersangkutan. Pada umumnya internal auditor wajib memberikan laporan
langsung kepada pimpinan tertinggi perusahaan (direktur utama), atau ada pula
yang melapor kepada pejabat tinggi tertentu lainnya dalam perusahaan (misalnya
kepada kontroler), atau bahkan ada pula yang berkewajiban melapor kepada
komite audit yang dibentuk oleh dewan komisaris. Jadi pemeriksaan intern yang
dilakukan oleh internal auditor adalah merupakan suatu alat pengawasan yang
penting untuk mengukur dan menilai keefektifan pengawasan-pengawasan yang
ada di dalam perusahaan. 
Audit internal telah berkembang dari sekedar profesi yang hanya
memfokuskan diri pada masalah-masalah teknis akuntansi menjadi profesi yang
memiliki orientasi memberikan jasa bernilai tambah bagi manajemen. Audit
internal menyediakan jasa-jasa yang mencakup pemeriksaan dan penilaian atas
kontrol, risiko, kinerja, dan tata kelola (governance) perusahaan publik maupun
privat (Sawyer, 2014). Auditor internal memberikan informasi yang diperlukan
manajer dalam menjalankan tanggung jawab mereka secara efektif. Audit internal
bertindak sebagai penilai independen untuk menelaah operasional perusahaan
dengan mengukur dan mengevaluasi kecukupan kontrol serta efisiensi dan
efektivitas kinerja perusahaan.
Divisi audit Internal memberikan keyakinan bahwa seluruh elemen
pengendalian yang terdiri dari lingkungan pengendalian, penaksiran risiko,
aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan telah
memadai dan mengarah pada tata kelola yang baik (Sawyer, 2014). Tugas penting
divisi audit Internal saat ini adalah memberikan keyakinan bahwa seluruh elemen
pengendalian yang terdiri dari lingkungan pengendalian, penaksiran risiko,
aktivitas kontrol, informasi dan komunikasi serta pemantauan telah memadai dan
mengarah kepada tata kelola yang baik

Tidak ada komentar: