Chariri dan Ghozali (2007) menjelaskan tiga hubungan
keagenan sebagai berikut :
a. Antara manajemen degan pemilik, pihak manajer akan
melaporkan laba lebih tinggi atau kurang konservatif apabila
manajemen memiliki jumlah saham yang lebih sedikit
dibanding dengan investor yang lain. Hal ini dikarenakan
pemilik menginginkan deviden maupun capital gain dari
sahamnya dan manajer ingin dinilai bekerja dengan baik
sekaligus mendapatkan bonus. Namun sebaliknya, apabila
manajer mempunyai saham yang lebih tinggi daripada investor
lain manajer cenderung mengumumkan laba lebih konservatif.
b. Antara manajemen dan kreditur, pada umumya kreditur
beranggapan bahwa perusahaan yang memiliki labayang
tinggi bisa melunasi utang serta bunga pada tanggal jatuh
tempo sehingga manajer cenderung melaporkan laba yang
lebih tinggi.
c. Antara manajemen dengan pemerintah, manajer melaporkan
laba secara konservatif karena untuk menghindari pengawasan
yang lebih ketat dari pemerintah, para analis sekuritas dan
pihak yang berkepentingan lainnya.
Adanya kepentingan yang berbeda dari masing-masing
pihak mengkibatkan terjadinya konflik antara keduanya. Auditor
dalam hal ini menjadi pihak ketiga yang akan menjembatani
konflik tersebut.Berbagai konflik yang terjadi seperti diatas akan
berdampak pada lambatnya penyelesaian laporan keuangan yang
dapat menimbulkan audit delay. Hal ini dikarenakan terdapat
kemungkinan lamanya auditor menerima laporan keuangan
perusahaan setelah tanggal penutupan buku (31 Desember)
(Nurmalita, 2016).
Selasa, 28 Desember 2021
Hubungan Keagenan (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar