Selasa, 28 Desember 2021

Bentuk-bentuk Kecurangan (Fraud) (skripsi dan tesis)


Fraud yang ada dalam pelaporan keuangan terjadi dengan menggunakan
berbagai cara dan bentuk. Dimana seorang auditor akan terkecoh dalam
melakukan pemeriksaan terhadap hal tersebut. Berikut merupakan bentuk-bentuk
fraud menurut para ahli.
Menurut Johnstone,dkk (2013 ; 34-35) bentuk fraud terdiri dari 2, yaitu:
1. Misstatements Arising From Misappropriation of Assets (Salah saji
timbul dari penyalahgunaan aset)
Penyalahgunaan aset terjadi ketika pelaku mencuri atau menyalahgunakan
suatu aset organisasi. Penyelewengan aset adalah skema penipuan yang dominan
dilakukan terhadap usaha kecil dan para pelaku biasanya karyawan,
penyalahgunaan aset biasanya terjadi ketika karyawan:
a. Mendapatkan akses ke uang tunai dan memanipulasi akununtuk
menutupi pencurian kas.
b. Memanipulasi pengeluaran kas melalui perusahaan palsu.
c. Mencuri persediaan atau aset lain dan memanipulasi catatan keuangan
untuk menutupi penipuan.
2. Misstatements Arising from Fraudulent Financial Reporting (Salah saji
Transaksi Penipuan Pelaporan Keuangan)
Memanipulasi secara sengaja terhadap laporan hasil keuangan dengan
mengutarakan kondisi ekonomi organisasi yang salah pada laporan keuangan.
Tiga cara umum kondisi penipuan laporan keuangan dapat terjadi antara lain:
a. Memanipulasi, pemalsuan atau perubahan catatan akuntansi atau
mendukung dokumen
b. Keliru atau kelalaian dari peristiwa, transaksi, atau orang penting
lainnya informasi
c. Penyalahgunaan disengaja prinsip akuntansi
Menurut Karyono (2014 : 17-25) bentuk fraud terdiri dari:
1. Kecurangan Laporan keuangan (fraudulent financial statement)
Kecurangan laporan keuangan dilakukan dengan menyajikan laporan
keuangan lebih baik dari yang sebenarnya dan menyajikan laporan keuangan lebih
buruk dari yang sebenarnya. Cara-cara melakukan kecurangan laporan keuangan
ialah sebagai berikut:
a. Penghasilan atau pendapatan fiktif (fictious Revenue)
b. Penilaian akhir atas aset, tidak tepat
c. Menyembunyikan kewajiban
d. Mencatat aktiva dan pasiva pendapatan dan biaya pada periode
akuntansi yang tidak tepat. Biaya pendapatan tahun berjalan digeser ke
tahun sebelumnya atau sesudahnya, sebaliknya pendapatan tahun lalu
digeser ke tahun berjalan dan pendapatan yang akan datang digeser
ketahun berjalan.
e. Menyembunyikan biaya antara kaun dengan mengkapitalisasi biaya
f. Pengungkapan laporan keuangan yang tidak tepan seperti tidak
diungkapkannya kewajiban bersyarat kejadian-kejadian penting yang
berpengaruh negatif terhadap pos-pos laporan keuangan. Kejadian
penting yang seharusnya diungkapkan antara lain:
1. Perusahaan pada tahun buku yang dilaporkan dalam laporan
keuangan terlibat perkara di pengadilan dan apabila nanti kalah
terkena kewajiban yang sangat material
2. Lokasi usaha terkena ketentuan tata kota sehingga pabrik harus
pindah atau tutup
3. Penilaian aset tidak tetap yaitu penilaian yang tidak sesuai prinsip
akuntansi yang diterima umum dengan sengaja agar laporan
keuangan tampak lebih baik dari yang sebenarnya.
2. Penyalahgunaan aset (Assets Misappropration)
A. Kecurangan Kas
1) Kecurangan penerimaan Kas
Pencurian terhadap penerimaan kas yang belum dicatat. Bentuk dari
skimming itu sendiri seperti:
a. Pendapatan tidak dilaporkan atau dicatat atau dilaporkan lebih kecil
b. Piutang dihapus padah piutang tersebut sebetulnya tidak dihapus tetapi
ditaguh dan tidak dilaporkan
c. Pengambilan uang hasil penagihan untuk sementara waktu
dengan menunda pencatatan penerimaannya.
d. Pengambilan penerimaan cek dari pelanggan.
Pencurian yang sudah dicatat dipembukuan (cash larceny) antara lain:
a. Pencurian kas tunai
b. Pencurian kas di bank
c. Mencuri kas dengan membuat kesalahan perhitungan atau
kesalahan pembukuan dengan sengaja.
2) Kecurangan Pengeluaran Kas
Kecurangan penagihan dengan memasukkan dokumen tagihan atau
invoice pengadaan barang, sehingga tagihan lebih tinggi atau tagihan fiktif dengan
cara:
a. Menciptakan rekanan fiktif melalui perusahaan dengan papan
nama
b. Melakukan pembayaran yang ada atas pembayaran yang lebih
tinggi kemudian diminta kembali secara pribadikelebihan
pembayaran tersebut.
c. Meninggikan tagihan dari rekanan
Kecurangan pengganti biaya adalah kecurangan pengeluaran kas
dengan memanipulasi penggantian biaya antara lain dengan cara:
a. Meningkatkan biaya dari yang sebenarnya dikeluarkan sehingga
penggantian biaya yang diterima lebih tinggi dari yang sebenarbenarnya dikeluarkan
b. Penggantian biaya atas biaya-biaya fiktif antara lain dengan cara
membuat kwitansi palsu.
c. Kecurangan penggantian biaya berulang-ulang
B. Penyalahgunaan persediaan dan asset lain
Kecurangan persediaan barang dan aset lainnya terdiri dari pencurian dan
penyalahgunaan. Larceny scheme dimaksudkan sebagai pemambilan persediaan
atau barang digudang karena penjualan atau pemakaian, untuk perusahan, tanpa
ada upaya untuk menutupi pengambilan tersebut dalam akuntansi atau catatan
gudang.
3. Korupsi (corruption)
Korupsi secara umum didefinisikan dengan perbuatan yang merugikan
kepentingan umum atau publik atau masyarakat luas untuk kepentingan pribadi
atau kelompok tertentu. Berikut ini merupakan bentuk korupsi,bentuk tersebut
sebagai berikut:
1) Pertentangan kepentingan (conflict od interest)
2) Suap (bribery)
3) Pemberian tidak sah (illegal Gravities)
4) Pemerasan Ekonomi (economic ecortion)
4. Kecurangan yang diberkaitan dengan Komputer (computer Fraud)
Kejahatan dibidang komputer ialah sebagai berikut:
a. Menambah, menghilangkan, atau mengubah masukan atau
memasukkan data palsu
b. Salah memposting atau memposting sebagai transaksi saja
c. Memproduksi keluaran palsu, menahan, menghancurkan, atau
mencuri keluaran
d. Merusak program misalnya mengambil uang dari banyak rekening
dalam jumlah kecil-kecil
e. Mengubah dan menghilangkan master file
f. Mengabaikan pengendalian internal untuk memperoleh akses ke
informasi rahasia
g. Melakukan sabotase
h. Mencuri waktu penggunaan komputer
i. Melakukan pengamatan elektronik dari data pada saat dikirim

Tidak ada komentar: