Etnosenrisme pada awalnya merupakan istilah antropologi dan sosiologi.
Berasal dari bahasa Yunani terdiri dari kata Ethnos yang brarti negara Centros
yang berarti pusat. Secara harfiah berarti bahwa negara adalah pusat dimana
semuanya dimulai dan berakhir (Siamagka, 2010). Etnosentrisme pertama kali
diperkenalkan oleh summer (1906; Shimp&Sharma,1987) yang definisikan
etnosentrisme sebagai berikut :
“ The view of thing in which one’s own group is the center of everything ang all
others are scaled and rated with reference to it.. Each group nourishes its own
pride and vanity,boast it self superior, exalts its own divinities and looks with
contempt on outsiders”.
Hal ini berarti etnosentrisme merujuk pada sikap,kepercayaan, standar dan
prilaku seseorang yang berlebihan terhadap suatu lingkungan. Individu yang
menunjuk etnosentrisme memandang bahwa nilai-nilai atau norma-norma yang
dimiliki oleh budaya masyarakatnya lebih superior disbanding dengan budaya
masyarakat lain (Barfield 1997; Kosim,2006)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar