Seiring dengan berkembangnya waktu, terdapat perkembangan mengenai
etnosentrisme, Shimp dan Sharma menghubungkan etnosentrisme dengan bidang
ekonomi. Mereka mendefinisikan entnosentrisme konsumen sebagai :
‘’The beliefs held by (America) consumer about approprlateness, indeed morality,
of purchasing foreign-made product’’
Konsep mereka mewakili kepercayaan yang dianut oleh konsumen tentang
kelayakan dan moralitas pembelian produk impor, dan loyalitas terhadap orangorang dalam negeri. (shimp dan Sharma, 1987) juga menyatakan bahwa
Etnosentrisme Streotyped
imagery
Positive in
Group imagery
Negative in
Group imagery
Sociological
influences konsumen ethnocentrism adalah pola perilaku yang terbentuk pada masa kanak -
kanak dan bersifat tidak elastis terhadap atribut - atribut produk seperti harga dan
kualitas produk. Tingkat ethnocentrism yang tinggi dapat menghambat pembelian
produk - produk asing dan meningkatkan kecenderungan akan evaluasi yang
negative terhadap produk - produk asing (Auruskeviciene, Vianelly, Reardon,
2012)
Menurut konsep tersebut, konsumen yang etnosentris mungkin berfikir
bahwa membeli produk buatan luar negeri melukai ekonomi negara mereka,
menyebabkan pengangguran dan lain-lain. Sebaliknya mereka yang tidak
memiliki kecendrungan etnosentris, membeli produk tidak harus didasarkan
memandang produk itu berasal, namun yang terpenting secara fungsional produk
tersebut.
Pada beberapa teori, consumer etnosentrisme seringkali disamakan dengan
‘’Country Of Origin’’ meskipun kedua topic ini berbeda dan tidak saling
ketergantungan. Dalam penelitian Herche (1992; Sharmankresh,2004) dijelaskan
perbedaannya, COO mempersentasikan aspek kognitif dan apektif dari proses
keputusan konsumen dimana konsumen etnosentrisme adalah aspek normative
dan kognitif dari prilaku pembeli. Konsumen akan lebih bergantung apada isarat
COO ketika informasi produk sangatlah sedikit (Olsen et al,1993; Sharmankresh
2004). Kedua hal ini juga bisa dipengaruhi respon afektif yang konsumen miliki
terhadap negara-negra tertentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar