(1) Kualitas. Hasil
pekerjaan yang dilakukan mendekati sempurna atau memenuhi tujuan yang
diharapkan dari pekerjaan tersebut.
(2) Kuantitas. Jumlah yang dihasilkan atau
jumlah aktivitas yang dapat diselesaikan.
(3) Ketepatan waktu, yaitu dapat
menyelesaikan pada waktu yang telah ditetapkan serta memaksimalkan waktu
yang tersedia untuk aktivitas yang lain.
(4) Efektivitas. Pemanfaatan secara maksimal sumber daya yang ada pada organisasi untuk meningkatkan keuntungan
dan mengurangi kerugian.
(5) Kemandirian, yaitu dapat melaksanakan kerja tanpa
bantuan guna menghindari hasil yang merugikan.
(6) Komitmen kerja, yaitu
komitmen kerja antara pegawai dengan organisasinya dan (7) tanggung jawab
pegawai terhadap organisasinya.
Yuwalliatin (2006) mengatakan bahwa kinerja diukur dengan instrumen
yang dikembangkan dalam studi yang tergabung dalam ukuran kinerja secara
umum kemudian diterjemahkan kedalam penilaian perilaku secara mendasar,
meliputi:
1. kuantitas kerja
2. kualitas kerja
3. pengetahuan tentang pekerjaa
4. pendapat atau pernyataan yang disampaikan
5. perencanaan kegiatan
Tika (2006) mengemukakan bahwa ada 4 (empat) unsur-unsur yang
terdapat dalam kinerja yaitu:
1. Hasil-hasil fungsi pekerjaan
2. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap prestasi karyawan
3. Pencapaian tujuan organisasi
4. Periode waktu tertentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar