Kotler dan Keller (2012) mengemukakan pengertian dari customer perceived valueatau yang dikenal dengan nilai yang dirasakanpelanggan adalah perbedaan antara penilaian pelangganyang didasarkan atassemua manfaat yang diterima dari suatu penawaran produk ataujasa mulai dari awal membeli atau membayar, mengkonsumsi hingga pasca pembelian dengan apa yang diterima oleh pelanggan. Nilai yang dirasakanpelanggan merupakan perbandingantotal manfaat pelanggan yang diterima yaitu nilai moneter mulai dari manfaat ekonomi, psikologis, fungsional yang diharapkan pelanggan dari penawaran produk, jasa, dan citra yang terlibat didalamnya dengan total biaya pelanggan yang merupakan kumpulan biaya atau pengorbanan yang diharapkan dikeluarkan oleh pelanggan(Kotler dan Keller, 2012). Kesimpulannya,nilai yang dirasakanpelanggan berdasarkan pada selesih antara manfaat yang diterma dengan pengorbanan yang diberikan untuk kemungkinan pilihan yang berbeda.Menurut Matwik et al(2000) menyatakan bahwaperceived valueatau nilai pelanggan merupakan hasil dari segala rangkaian proses dari awal
mengkonsumsi sebuah produk atau jasa (costs) yang dikorbankan oleh pelanggan baik dari segi waktu, biaya maupun tenaga berbanding dengan manfaat apa yang didapatkan oleh pelangganatau disebut dengan benefitsuntuk mencapai tujuan dan maksud awal pelanggan mengkonsumsi sebuah produk. Jika perbandingan antara manfaat yang diterima lebih tinggi jika dibangingan pengorbanan yang dikeluarkan maka sudah jelas pelanggan akan terpuaskan dengan produk atau pelayanannya.Selisih dari manfaat keseluruhan mulai dari manfaat fungsional akan suatu produk atau jasa, nilai ekonomis atau manfaat ekonomi yang didapatkan, dan psikologis yang konsumen harapkan dengan total biaya pelanggan keseluruhan yang terdiri dari kumpulan segala jenis biaya yang dipersepsikan demi mendapatkan, menggunakan, menyingkirkan, mengevaluasi seperti biaya waktu, energi, moneter dan psikologis yang pelanggan dikeluarkan demi mencapai manfaat yang diharapkan (Kotler dan Keller, 2012).Menurut Sweeney & SoutardalamTjiptono (2014) menyatakan dimensinilai pelanggan dapat diuraikan sebagai berikut :a.Performance/functionalvalue(nilai performa/fungsi)Merupakan kegunaan yang berasal dari kualitas produk atau jasa. Tipe nilai ini menggambarkan bagaimana sebuah produk atau jasa melaksanakan fungsi utamanya dengan baik dan konsisten. Kemampuan sebuah produk atau jasa dapat dirasakan oleh konsumen setelah mengevaluasi manfaatnya (Tjiptono,2014).
b.Social value(nilai sosial)Nilai sosial adalah manfaat produk atau jasa yang diberikan dalam rangka memuaskan konsumen yang ingin mendapatkan pengakuan atau kebanggan lingkungan sosial (Tjiptono, 2014)c.Emotional value(nilai emosional)Nilai emosianal adalah segala hal yang berkaitan dengan kesenangan dan kepuasan konsumen untuk memenuhi emosinya yang didapatkan dari produk atau jasa (Tjiptono, 2014).d.Price value(nilai harga)Nilai harga adalah nilai yang fair berupa harga atau biaya –biaya finansial lainnya berkaitan dengan segala upaya konsumen dalam mendapatkan produk atau pelayanan dari jasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar