Menurut Joseph Dominickdalam Morissan& Andy Corry Wardhani (2009), Setiap
peristiwa komunikasi akan melibatkan delapan elemen komunikasi, yang
meliputi:
1. Komunikator
Proses komunikasi dimulai atau berawal dari sumber(source) atau pengirim
pesan, yaitu dimana gagasan, ide, atau pikiran berasal, yang kemudian akan
disampaikan kepada pihak lainnya, yaitu penerima pesan. Sumber atau
pengirim pesan sering pula disebut dengan „komunikator‟. Sumber atau komunikator bisa jadi adalah individu, kelompok, atau bahkan organisasi.
Komunikator mungkin mengetahui atau tidak mengetahui pihak yang akan
menerima pesannya.
2. Enkoding
Enkoding (Encoding) dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan
sumber untuk menerjemahkan pikiran dan ide-idenya kedalam suatu bentuk
yang dapat diterima oleh indra pihak penerima. Jika anda akan mengatakan
sesuatu, maka otak dan lidah akan bekerja bersama untuk menyusun kata-kata
dan membentuk kalimat. Enkoding dalam proses komunikasi dapat
berlangsung satu kali, namun dapat terjadi berkali-kali.
3. Pesan
Jika anda tengah menonton televisi, maka program yang tengah anda saksikan
atau dengar adalah pesan. Pesan memiliki wujud (physical) yang dapat
dirasakan atau diterima oleh indra.Joseph Dominick dalam Morissan& Andy
Corry Wardhani(2009)mendifinisikan pesan sebagai the actual physical
product that the source encodes(produk fisik aktual yang telah di enkoding
sumber).
4. Saluran
Saluran atau channel adalah jalan yang dilalui pesan untuk sampai kepada
penerima. Gelombang radio membawa kata-kata yang diucapkan penyiar
distudio atau membuat pesan visual yang ditampilkan di layar kaca televise,
aliran udara dapat juga berfungsi sebagai saluran.
5. Dekoding
Dekoding adalah kegiatan untuk menerjemahkan atau menginterpretasikan
pesan-pesan fisik kedalam suatu bentuk yang memiliki arti bagi penerima.
Ketuka anda membaca kalimat pada buku ini, maka anda melakukan
dekoding terhadap pesan yang ada di buku ini.
6. Komunikasi Penerima atau Receiver
atau disebut juga audiens adalah sasaran atau target
dari pesan. Penerima sering disebut dengan „komunikan‟. Penerima dapat
berupa satu individu, satu kelompok, lembaga, atau bahkan suatu kumpulan
besar manusia yang tidak saling mengenal. Misalnya dalam komunikasi
melalui telepon.
7. Umpan Balik
Umpan balik atau feedback adalah tanggapan atau respons dari penerima
pesan yang membentuk dan mengubah pesan. umpan balik menjadi tempat
perputaran arah dari arus komunikasi. Artinya, sumber pertama, kemudian
menjadi penerima, sementara penerima pertama menjadi sumber baru.
8. Gangguan
Gangguan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mengintervensi proses
pengiriman pesan. Gangguan yang sangat kecil mungkin dapat diabaikan,
namun terlalu banyak gangguan dapat menghambat pesan untuk mencapai
tujuannya. Setidaknya, terdapat 3 jenis gangguan yaitu ganguan semantik,
gangguan mekanik, dan gangguan lingkungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar