Dijelaskan oleh Kreitner (2010:79), bahwa burnout mempunyai lima dimensi
utama, yaitu:
- Kelelahan fisik, ditandai dengan serangan sakit kepala, mual, susah tidur,
kurangnya nafsu makan, dan individu merasakan adanya anggota badan
yang sakit; - Kelelahan emosional, ditandai dengan depresi, merasa terperangkap di
dalam pekerjaannya, mudah marah, dan cepat tersinggung; - Kelelahan mental, ditandai dengan bersikap sinis terhadap orang lain,
bersikap negatif, cenderung merugikan diri sendiri, pekerjaan, maupun
organisasi; - Rendahnya penghargaan terhadap diri, ditandai dengan individu tidak
pernah merasa puas dengan hasil kerja sendiri, dan merasa tidak pernah
melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain; dan - Depersonalisasi, ditandai dengan menjauhnya individu dari lingkungan
sosial, apatis, dan tidak peduli dengan lingkungan dan orang-orang di
sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar