Danna dan Griffin dalam Choi et al (2017) pada penelitiannya
menyebutkan jika kecemasan dan frustrasi merupakan faktor yang
mempengaruhi psikologis, sementara tekanan darah dan kondisi jantung
dianggap sebagai faktor fisiologis.
Menurut Enny (2019) dalam buku manajemen sumber daya
manusia, faktor-faktor yang mempengaruhi employee wellbeing adalah
sebagai berikut:
- Gaji dan upah yang baik. Gaji dapat digunakan untuk kebutuhan
psikologis dan sosial. - Rekan kerja yang kompak. Hal ini merupakan cermin dari kebutuhan
sosial. Seorang karyawan mungkin keberatan untuk dipromosikan hanya
karena tidak menginginkan kehilangan rekan kerja yang kompak. - Kondisi kerja yang aman, nyaman dan menarik. Kondisi kerja yang aman
berasal dari kebutuhan akan rasa aman. - Keamanan. Meliputi rasa aman terhadap suasana kerja, pemberian jaminan
asuransi dan pelayanan kesehatan. - Kesenangan Meliputi pemberian waktu rekreasi bersama, pemberian cuti
dan sebagainya. - Pimpinan yang adil dan bijaksana. Pimpinan yang tidak berat sebelah akan
menjadi support dalam ketenangan kerja. - Pemimpin yang melengkapi para karyawan dengan sumber dana yang
diperlukan untuk menjalankan tugasnya. - Pemimpin mengkomunikasikan kepada karyawan tentang apa yang
diharapkan dari mereka. - Pemimpin yang memberikan penghargaan untuk mendorong kinerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar