Untuk menciptakan etos kerja karyawan yang bersinergi satu dengan yang
lainnya secara utuh, terdapat tiga indikator menurut Priansa (2018: 283) adalah
sebagai berikut:
- Keahlian Interpersonal
Keahlian yang dimiliki oleh karyawan berkaitan dengan bagaimana hubungan
antar karyawan di lingkungan kerja, terdiri dari karakteristik pribadi yang dapat
memfasilitasi terbentuknya hubungan interpersonal yang baik dan memberikan
kontribusi dalam performasi kerja. Dengan ciri-ciri: sopan, bersahabat,
gembira, perhatian, menyenangkan, kerja sama, menolong, disenangi, tekun,
loyal, rapih, sabar, apresiatif, kerja keras, rendah hati, memiliki emosi yang
stabil, dan keras dalam kemauan. - Inisiatif
Perilaku yang dimiliki oleh karyawan yang dapat memfasilitasi dirinya agar
bisa terdorong untuk lebih meningkatkan kinerjanya dan tidak langsung merasa
puas dengan kinerja yang biasa-biasa saja., dengan ciri-ciri memiliki sifat
cerdik, produktif, memiliki banyak ide, berinisiatif, ambisius, efisien, efktif,
antusias, berdedikasi, daya tahan kerja yang baik, akurat, teliti, mandiri, mampu
beradaptasi, gigih serta teratur dalam bekerja. - Dapat Diandalkan
Perilaku karyawan yang berhubungan langsung dengan adanya harapan
terhadap hasil kerja yang memuaskan berdasarkan fungsi kerja yang diharapkan
oleh perusahaan. Memiliki sifat yang selalu mengikuti arahan, mematuhi
peraturan, dapat diandalkan, dapat dipercaya, berhati-hati, jujur, dan tepat
waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar