Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi produktivitas kerja
menurut Simanjuntak dalam Sutrisno (2020: 102) karyawan, diantaranya sebagai
berikut:
- Pelatihan.
Pelatihan kerja digunakan dengan tujuan untuk melengkapi karyawan dengan
keterampilan dan menggunakan cara-cara yang tepat ketika menggunakan
peralatan kerja. Pelatihan kerja juga digunakan sekaligus untuk memberikan
dasar-dasar pengetahuan mengenai pekerjaan. Dengan adanya pelatihan,
karyawan akan benar-benar mengerjakan tugas dengan benar dan tepat,
sehingga dapat memperkecil atau meminimalisir kesalahan-kesalahan ketika
sedang melakukan pekerjaan. - Mental dan kemampuan fisik karyawan.
Setiap organisasi atau perusahaan harus memperhatikan dengan baik keadaan
kemampuan fisik dan mental para karyawannya, hal tersebut merupakan bagian
yang sangat penting untuk diperhatikan karena kemampuan fisik dan mental
erat kaitannya dengan produktivitas kerja karyawan. - Hubungan antara atasan dan bawahan.
Hubungan ini akan memengaruhi kegiatan yang dilakukan sehari-hari ketika
sedang bekerja. Bagaimana pandangan atasan terhadap bawahan, sejauh mana
bawahan diikutsertakan dalam penentuan tujuan. Jika seorang karyawan
diperlakukan dengan baik, karyawan akan berpartisipasi dengan baik juga
ketika menjalankan proses produksinya sehingga hal tersebut akan berpengaruh
pada tingkat produktivitas kerja. Karyawan secara sukarela akan berpartisipasi
dengan baik dalam kegiatan produksinya sehingga hal tersebut akan
memberikan dampak atau keuntungan bagi perusahaan.
Adapun Tiffin dan Cormick mengatakan bahwa faktor-faktor yang
memengaruhi produktivitas kerja dapat disimpulkan menjadi dua golongan. Siagian
dalam Sutrisno (2020: 103) yaitu: - Faktor yang ada pada individu; seperti umur, tempramen, keadaan fisik
individu, keluhan, serta motivasi. - Faktor yang ada di luar individu; seperti kondisi fisik suara, penerangan, waktu,
istirahat, lama kerja, upah, bentuk organisasi, lingkungan sosial dan keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar