Tugas ganda (multitasking) dalam penelitian yang dilakukan disini, adalah
multitasking yang merupakan kegiatan dimana seseorang memiliki tugas dengan
merangkap pekerjaannya dikarenakan kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh
tenaga kerja, dengan begitu beberapa dari mereka lah yang akan memikul beban
pekerjaan yang lainnya. Aktivitas tugas ganda (multitasking) dalam penelitian ini
yaitu suatu aktivitas dalam mengerjakan pekerjaan dengan melakukan perpindahan
tugas setelah menyelesaikan tugas utama.
Tugas ganda (multitasking) menurut Salvucci dan Taatgen dalam Arini,
(2020: 36) tugas ganda (multitasking) dibedakan kedalam dua jenis yaitu
concurrent multitasking dan sequential multitasking. Concurrent multitasking
merupakan pengerjaan tugas yang dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang
sama dan dengan intrupsi yang singkat sehingga tidak menghambat proses
pengerjaann utamanya dengan efisien yang nantinya dapat meningkatkan
performasi kerja. Sedangkan multitasking tipe sequential multitasking merupakan
aktivitas yang dikerjakan oleh individu dengan melakukan peralihan untuk
mengerjakan tugas yang lain setelah selesai mengerjakan tugas yang pertama, tetapi
ada sebagaian orang yang mengerjakan tugas yang lain sembari menunggu
tugasnya dengan cara bergantian. Aktivitas multitasking jenis ini membutuhkan
kemampuan fokus dan perhatian yang tinggi dalam melaksanakan pekerjaannya.
Definisi lain dari tugas ganda (multitasking) yang dikutip dari pendapat
Madore & Wagner dalam Halim et al., (2022: 86) berpendapat bahwa tugas ganda
(multitasking) merupakan suatu hal untuk mencoba mengeksekusi lebih dari satu
tugas pada waktu yang bersamaan, dan biasanya terdapat pengalihan tugas yang
dilakukan dengan cara diulang atau menyelesaikan tugas lain dengan tugas yang
belum selesai. Selain itu, Aktivitas tugas ganda (multitasking) menurut pendapat
dari Solikhawati (2022: 19) dapat menjadi suatu keadaan dimana seseorang
memikul dua pekerjaan yang berbeda, namun karena adanya keterbatasan waktu,
fisik maupun mental pekerjaan tersebut tidak dapat diselesaikan secara berurutan
atau secara bersamaan. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan secara bersamaan
ditunda terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan jika sudah selesai dengan tugas
utama dan hal tersebut terus dilakukan secara berulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar