Menurut Faber, Krych & O’Guinnn (dalam Galiema Sadan B,2020:12),
menyatakan bahwa terdapat tiga indikator terkait dengan perilaku pembelian
kompulsif (compulsive buying), yaitu:
- Kecenderungan untuk berbelanja (tendency to spend)
Tendency to spend yaitu dimana pembeli kompulsif menunjukkan
kecenderungan lebih tinggi untuk membeli dibandingkan dengan
pembeli biasa atau pembeli non-kompulsif. - Aspek reaktif (reactive aspect)
Reactive aspect ini yaitu reaksi individu yang memiliki keinginan
kuat dalam membeli. Dengan demikian, individu tersebut
menunjukkan perilaku pembelian kompulsif. Individu merasa bahwa
motivasi dan dorongan untuk membeli yang tidak bisa dikendalikan.
Sebaliknya pembeli non-kompulsif tidak merasa adanya motivasi dan
dorongan untuk membeli. - Perasaan menyesal setelah membeli (post-purchase guilt)
Post-purchase guilt yaitu adanya rasa penyesalan, biasanya setelah
pembelian tentang perbelanjaan dan pengeluaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar