Menurut O’Guinnn & Faber (dalam Galiema Sadan B,2020:13-15),
terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pembelian kompulsif yaitu:
- Self Esteem.
Sikap individu yang memiliki tingkat self esteem yang rendah akan
lebih mudah untuk melakukan perilaku pembelian kompulsif. - Self Control.
Sikap seseorang yang menunjukkan perilaku pembelian kompulsif
yang mengalami kegagalan dalam mengendalikan dirinya menahan
godaan. - Pengaruh Teman Sebaya.
Perilaku ini memiliki pengaruh dalam kegiatan pembelian. Individu
yang menunjukkan perilaku pembelian kompulsif ingin bisa diterima
oleh lingkungannya serta menganggap penting pendapat teman-teman
di sekitarnya. - Materialism.
Materialism ini menunjukkan perilaku seseorang dalam pembelian
kompulsif yang sangat tinggi. - Tayangan Televisi.
Dalam hal ini penonton lebih percaya bahwa dunia yang di lihat dari
televisi merupakan dunia yang sebenarnya sehingga membuat mereka
semakin intens untuk membeli sesuai apa yang mereka lihat di
televisi. - Keluarga.
Ketika ada beberapa anggota keluarga yang melakukan perilaku
menyimpang (mabuk, cemas, dan depresi) akan cenderung meningkat
dalam perilaku kompulsif dan terdapat hubungan yang positif ketika
mempersepsikan perilaku kompulsif pada orang tuanya dengan
perilaku kompulsif dirinya. - Usia.
Usia mempengaruhi dalam aktivitas perilaku pembelian. Individu
yang berusia muda lebih mudah melakukan pembelian kompulsif. - Jenis Kelamin.
Jenis kelamin memiliki pengaruh terhadap perilaku pembelian
seseorang. Jenis kelamin menunjukkan perilaku pembelian kompulsif
yaitu wanita yang lebih tinggi daripada pria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar