Dalam mengukur tingkat produktivitas kerja diperlukan beberapa indikator
menurut Sutrisno (2020: 104) sebagai berikut:
- Kemampuan.
Karyawan memiliki kemampuan dalam hal mengerjakan tugas dan sangat
bergantung pada keterampilan yang dimiliki juga profesionalisme karyawan
ketika bekerja. - Meningkatkan hasil yang dicapai.
Salah satu hal yang dapat dirasakan dengan baik oleh karyawan adalah ketika
mereka mampu berusaha untuk meningkatkan hasil yang dicapainya. - Semangat kerja.
Indikator ini dapat juga dilihat dari etos kerja dan hasil kerja yang dicapai di
hari sekarang yang nantinya dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. - Pengembangan diri.
Karyawan yang mandiri senantiasa untuk melakukan pengembangkan diri
dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuannya dalam bekerja.
Pengembangan dapat dilakukan dengan melibatkan tantangan juga harapan
yang dihadapi. Semakin kuat tantangan, maka pengembangan diri mutlak
dilakukan. Begitupun dengan harapan, supaya menjadi lebih baik yang
berdampak pada keinginan karyawan dalam meningkatkan kemampuannya. - Mutu.
Mutu merupakan hasil pekerjaan yang menunjukkan kualitas kerja karyawan.
Dengan meningkatkan mutu yang bertujuan untuk memberikan hasil terbaik,
hal ini nantinya akan sangat berguna bagi karyawan dan perusahaan. - Efisiensi.
Merupakan perbandingan antara hasil yang dicapai dengan seluruh sumber daya
yang digunakan. Tetapi dengan syarat kenaikan output harus lebih besar dari
penambahan jumlah tenaga kerjanya. Input dan output merupakan dua aspek
produktivitas yang cukup berpengaruh bagi karyawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar