Minggu, 31 Maret 2024

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Etos Kerja


Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi etos kerja seseorang
dalam bekerja menurut Priansa (2018: 285) adalah sebagai berikut:

  1. Faktor Internal.
    a. Agama
    Berdasarkan hasil penelitian yang sudah banyak dilakukan peneliti, terdapat
    kolerasi positif antara agama yang dianut dengan kinerja dan produktivitas
    kerja yang ditampilkan oleh karyawan. Karena pada dasarnya agama akan
    membentuk nilai-nilai, keyakinan, dan perilaku yang akan memengaruhi
    atau menentukan pola hidup dari para penganutnya.
    b. Pendidikan
    Dengan adanya Pendidikan yang baik, maka dalam diri seseorang akan
    terbentuk etos kerja yang tinggi. Karena pendidikan merupakan suatu proses
    yang berkelanjutan.
    c. Motivasi
    Etos kerja merupakan suatu pandangan dan sikap yang didasari oleh nilainilai yang diyakini seseorang juga dipengaruhi oleh motivasi yang timbul
    dalam dirinya.
    d. Usia
    Beberapa hasil penelitian menyimpulkan bahwa karyawan dengan usia
    dibawah 30 tahun memiliki etos kerja yang tinggi dibandingkan dengan
    karyawan yang berusia lebih dari 30 tahun.
    e. Jenis Kelamin
    Jenis kelamin biasanya diidentikan dengan etos kerja, berdasarkan hasil
    penelitian, dinyatakan bahwa perempuan cenderung memiliki etos kerja,
    komitmen dan loyalitas yang tinggi terhadap pekerjannya dibandingkan
    dengan laki-laki.
  2. Faktor Eksternal
    a. Budaya
    Masyarakat yang memiliki sistem nilai budaya maju akan memiliki etos
    kerja yang tinggi, dan sebaliknya masyarakat yang memiliki sistem nilai
    budaya yang konservatif akan memiliki etos kerja yang rendah atau bahkan
    sama sekali tidak memiliki etos kerja.
    b. Sosial Politik
    Etos kerja seseorang dipengaruhi juga oleh ada atau tidaknya struktur politik
    yang mendorong masyarakat untuk bekerja keras dan dapat menikmati hasil
    kerja keras dengan penuh.
    c. Kondisi Lingkungan (Geografis)
    Lingkungan alam yang mendukung akan memengaruhi manusia yang
    berada di dalamnya dalam melakukan usaha untuk dapat mengelola dan
    mengambil manfaat bahkan dapat mengundang pendatang untuk turut
    mencari kehidupan di lingkungan tersebut.
    d. Struktur Ekonomi
    Negara yang pro terhadap kemandirian bangsa dan mendukung tumbuh
    kembangnya produk-produk dalam negeri akan memberikan
    kecenderungan untuk mendorong masyarakat dalam hal kemandirian.
    e. Tingkat Kesejahteraan
    Negara maju dan makmur biasanya memiliki etos kerja yang tinggi
    sehingga mendorong negara tersebut untuk mecapai keberhasilan.
    f. Perkembangan Bangsa Lain
    Dengan adanya berbagai perkembangan teknologi serta arus informasi
    tanpa terbatas telah mendorong banyak negara berkembang untuk meniru
    etos kerja dari negara lain dengan melakukan benchmarking terhadap
    bangsa lain yang sebelumnya sudah maju dan berkembang pesat.

Tidak ada komentar: