Minggu, 31 Maret 2024

Pengertian Modernitas Individu


Pada era perkembangan globalisasi banyak perubahan dari sikap individu
yang semakin maju agar mereka tidak terlihat ketinggalan zaman. Modernitas
adalah suatu upaya untuk hidup sesuai dengan kemajuan zaman karena waktu
akan terus berganti dan individu harus menyesuaikan dengan perubahan yang
sangat cepat.
Menurut Ayuningtyas (dalam Risnawati dkk,2018:431), menyatakan
bahwa:
Modernitas setiap orang berbeda-beda, tergantung lingkungan
masyarakat dimana orang tersebut hidup. Modernitas individu yang
dimiliki masyarakat cenderung tinggi bila masyarakatnya sudah maju.
Modernitas cenderung rendah bila masyarakat tersebut belum maju
(tradisional). Oleh karena itu, ada dua konsep modernitas, yakni
modernitas masyarakat dan modernitas individu. Proses modernitas
masyarakat maupun modernitas individu dikatakan lancar sangat
tergantung pada keadaan masyarakat itu sendiri. Jadi, pandangan yang
kontruktif terhadap inovasi baru dapat mempercepat proses modernitas.
Apabila masyarakat individu bersifat terbuka terhadap hal-hal baru, maka
ada kecenderungan proses modernitas itu akan berlangsung secara cepat.
Dalam masyarakat modern yang dinamis, transformasi tata nilai
merupakan suatu proses yang harus dilakukan secara terus-menerus,
dalam artian bahwa masyarakat dan individu terus menerus berusaha
untuk memahami makna dari berbagai perubahan yang terjadi beserta
akibat yang ditimbulkan dalam kehidupan.
Menurut Hardiman (dalam Dewi K dan Yohanes S,2019:62),
menyatakan bahwa “modernitas individu tampak sebagai peralihan dari situasi
yang lebih primer, partisipasif, determinatif dan tertutup ke situasi yang lebih
sekunder, distantif, kreatif dan terbuka”.
Menurut Mega Ayu S dan Susanti (2020:274), bahwa “modernitas
individu adalah sebuah usaha untuk perubahan sikap, cara berpikir dan cara
bertindak seseorang dari masyarakat terbelakang menjadi masyarakat maju sesuai
dengan perkembangan zaman sesuai dengan perubahan waktu yang terjadi.

Tidak ada komentar: