Perilaku pembelian kompulsif dapat timbul dari berbagai faktor yang
melatarbelakangi seseorang. Menurut Kurnia (2013:3) adapun faktor-faktor
penyebab terjadinya compulsive buying behavior, Diantaranya sebagai berikut:
- Faktor Keluarga
Keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu
individu untuk melakukan proses sosialisasi melalui pembelajaran, dan
penyesuaian diri dalam berpikir dan juga bertindak di dalam masyarakat.
Keluarga yang utuh dan harmonis akan memberikan dampak positif bagi
individu dan perilakunya. - Faktor Psychological
Pembelian kompulsif terjadi karena ketegangan psikologi yang
menyebabkan meningkatnya keinginan seseorang untuk melakukan
pembelian saat itu juga. Dengan kata lain, hasrat untuk melakukan
pembelian pada pembeli kompulsif lebih disebabkan oleh dorongan
psikologis dari dalam diri mereka. - Faktor Sosiological
Adanya pengaruh dari tayangan televisi, teman sebaya, frekuensi
berbelanja serta kemudahan akses internet dan menggunakan kartu kredit
pada compulsive buying. - Faktor Situasional
Faktor situasional merupakan faktor eksternal yang muncul karena
seseorang melakukan kontak dengan lingkungan dan produk yang
nantinya dapat menyebabkan pembelian impulsif dan pembelian
kompulsif. - Materialisme
Materialistik adalah tingkatan seseorang dianggap sebagai materialis.
Konsumen menganggap suatu kepemilikan sebagai suatu yang berharga,
maka ia semakin materalistis demikian juga sebaliknya. Konsumen
fashion dengan tendensi materialistik yang kuat akan menggunakan
fashion untuk membuat suatu kesan, hal ini akan lebih mengarah pada
keterlibatan yang lebih tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar