Menurut Heizer dan Render (2014) menjelaskan persediaan sifat bahan
atau barang, apakah bahan tersebut bersifat permintaan bebas (independent) atau
sebagai permintaan terikat (dependent). Permintaan bebas (independent)
dipengaruhi oleh kondisi pasar di luar kendali fungsi operasi, oleh sebab itu ia
bebas (independent) dari fungsi operasi. Menurut Heizer dan Render (2014)
model persediaan permintaan bebas (independent) terbagi atas: 1. Model kuantitas pesanan ekonomis (EOQ)
Model EOQ merupakan salah satu teknik kontrol pengendalian
persediaan yang paling sering digunakan, teknik yang mudah untuk
digunakan dengan mengetahui asumsi – asumsi jumlah permintaan
diketahui, waktu tunggu/lead time konstan, tidak tersedia diskon
kuantitas, biaya variabel hanya biaya pesan dan biaya simpan, dan
kehabisan persediaan dapat sepenuhnya dihindari.
2. Model kuantitas pesanan produksi (production order quantity)
Model kuantitas pesanan produksi hanya dapat diterapkan pada dua
situasi, yaitu ketika persediaan mengalir atau menumpuk secara
berkelanjutan selama suatu waktu setelah sebuah pesanan ditempatkan
atau pada situasi ketika unit – unit dihasilkan dan dijual secara
bersamaan.
3. Model diskon kuantitas
Model diskon kuantitas merupakan pengurangan harga untuk sebuah
barang jika dibeli dalam kuantitas besar.
Model – model persediaan diatas mengasumsikan bahwa permintaan
sebuah produk bersifat konstan dan pasti. Jika kita melepas asumsi ini dan melihat
keadaan dunia nyata secara langsung maka dapat menggunakan model – model
probabilistik dimana permintaan dan waktu tunggu tidak selalu diketahui dan
bersifat konstan. Selain itu menurut Heizer dan Render (2014) menjelaskan
beberapa model, yaitu: 1. Model Periode Tunggal (single periode inventory model)
Model ini menjelaskan situasi dimana satu pesanan dilakukan untuk
satu produk. Model ini digunakan untuk memesan barang – barang
dengan nilai yang kecil atau tidak memiliki nilai pada akhir periode
penjualan. Contohnya barang ditoko roti, surat kabar, atau majalah.
2. Sistem Periode Tetap (fixed quantity)
Model persediaan ini merupakan sistem pemesanan dengan jumlah
pesanan yang sama setiap kalinya. Model ini mengasumsikan bahwa
biaya – biaya yang relevan hanya biaya pemesanan dan biaya
pennyimpanan, waktu tunggu yang diketahui dan konstan, dan barang
– barang bersifat saling independen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar