Senin, 31 Januari 2022

Model Persediaan (skripsi dan tesis)

Menurut Heizer dan Render (2014) menjelaskan persediaan sifat bahan atau barang, apakah bahan tersebut bersifat permintaan bebas (independent) atau sebagai permintaan terikat (dependent). Permintaan bebas (independent) dipengaruhi oleh kondisi pasar di luar kendali fungsi operasi, oleh sebab itu ia bebas (independent) dari fungsi operasi. Menurut Heizer dan Render (2014) model persediaan permintaan bebas (independent) terbagi atas:   1. Model kuantitas pesanan ekonomis (EOQ) Model EOQ merupakan salah satu teknik kontrol pengendalian persediaan yang paling sering digunakan, teknik yang mudah untuk digunakan dengan mengetahui asumsi – asumsi jumlah permintaan diketahui, waktu tunggu/lead time konstan, tidak tersedia diskon kuantitas, biaya variabel hanya biaya pesan dan biaya simpan, dan kehabisan persediaan dapat sepenuhnya dihindari. 2. Model kuantitas pesanan produksi (production order quantity) Model kuantitas pesanan produksi hanya dapat diterapkan pada dua situasi, yaitu ketika persediaan mengalir atau menumpuk secara berkelanjutan selama suatu waktu setelah sebuah pesanan ditempatkan atau pada situasi ketika unit – unit dihasilkan dan dijual secara bersamaan. 3. Model diskon kuantitas Model diskon kuantitas merupakan pengurangan harga untuk sebuah barang jika dibeli dalam kuantitas besar. Model – model persediaan diatas mengasumsikan bahwa permintaan sebuah produk bersifat konstan dan pasti. Jika kita melepas asumsi ini dan melihat keadaan dunia nyata secara langsung maka dapat menggunakan model – model probabilistik dimana permintaan dan waktu tunggu tidak selalu diketahui dan bersifat konstan. Selain itu menurut Heizer dan Render (2014) menjelaskan beberapa model, yaitu:   1. Model Periode Tunggal (single periode inventory model) Model ini menjelaskan situasi dimana satu pesanan dilakukan untuk satu produk. Model ini digunakan untuk memesan barang – barang dengan nilai yang kecil atau tidak memiliki nilai pada akhir periode penjualan. Contohnya barang ditoko roti, surat kabar, atau majalah. 2. Sistem Periode Tetap (fixed quantity) Model persediaan ini merupakan sistem pemesanan dengan jumlah pesanan yang sama setiap kalinya. Model ini mengasumsikan bahwa biaya – biaya yang relevan hanya biaya pemesanan dan biaya pennyimpanan, waktu tunggu yang diketahui dan konstan, dan barang – barang bersifat saling independen

Tidak ada komentar: