Sabtu, 29 Januari 2022

Biaya Produksi (skripsi dan tesis)


Pengertian biaya produksi (manufacturing cost) menurut Riwayadi
(2013:26) merupakan biaya yang berhubungan dengan fungsi produksi.
Biaya produksi terdiri dari biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja
langsung dan biaya overhead pabrik. Sedangkan menurut Mulyadi
(2010:14) biaya produksi merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk
mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap dijual. Sodikin
2015:22) menyatakan biaya produksi adalah biaya yang diperlukan untuk
memperoleh bahan baku (mentah) dari pemasok dan mengubahnya menjadi
produk selesai yang siap dijual.
Oleh sebab itu biaya produksi yang
timbul karena adanya suatu kegiatan mengolah bahan baku menjadi atau
sering di sebut dengan proses produksi mempunyai 3 (tiga) unsur yang
terdiri dari :
a. Biaya Bahan Baku Langsung
Pengertian biaya bahan baku pabrik yaitu biaya atas bahan baku
yang dikonsumsi dalm proses produksi secara langsung atau fisik
manjadi barang jadi contoh : benang pada pakaian. Carter dan Usry
(2013:40) menyatakan bahwa biaya bahan baku adalah biaya bahan
baku yang membentuk bagian integral dari produk jadi dan dimasukkan 
secara eksplisit dalam perhitungan biaya produk. Contoh kayu yang
digunakan untuk membuat mebel.
b. Biaya Tenaga Kerja Langsung
Pengertian biaya tenaga kerja langsung yaitu biaya yang
dikeluarkan untuk pekerja yang terlibat dalam prose produksi secara
langsung. Contoh : biaya gaji karyawan bagian produksi. Menurut
Carter dan Usry (2013:40) biaya tenaga kerja langsung adalah biaya
tenaga kerja yang melakukan konversi bahan baku langsung menjadi
produk jadi dan dapat dibebankan secara layak ke produk tertentu.
Biaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan
tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pengolahan barang.
c. Biaya Overhead Pabrik
Pengertian biaya overhead pabrik yaitu biaya produksi selain
biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung yang
unsurnya dapat digolongkan menjadi 7 (tujuh) yaitu :
1) Biaya bahan pembantu dan bahan penolong
2) Biaya tenaga kerja tidak langsung
3) Penyusutan dan amortisasi aktiva tetap pabrik
4) Reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik
5) Biaya listrik, air pabrik
6) Biaya asuransi pabrik
7) Biaya overhead lain-lain.

Tidak ada komentar: