Senin, 31 Januari 2022

Jenis-jenis cyberbullying yang dialami korban (skripsi dan tesis)


Williard (2005) menyebutkan jenis cyberbullying sebagai berikut :
1. Flaming (terbakar) : menerima pesan teks yang isinya merupakan
kata-kata yang penuh amarah dan prontal. Istilah “flame” ini pun
merujuk pada kata-kata pesan yang berapi-api.
2. Harassment (gangguan) : menerima pesan-pesan yang berisi
gangguan pada email, sms, maupun pesan teks di jejaring sosial
dilakukan terus menerus.
3. Denigration (pencemaran nama baik) : mengalami pencemaran
nama baik yang dilakukan seseorang dengan mengumbar
keburukan di internet dengan maksud merusak reputasi dan nama
baik.
4. Impersonation (peniruan) : menerima pesan atau status yang tidak
baik dari seseorang yang tidak dikenal atau seseorang yang
berpura-pura menjadi orang lain.
5. Outing : seseorang menyebarkan rahasia, atau fhoto-fhoto pribadi.
6. Trickery (tipu daya) : seseorang membujuk seseorang dengan tipu
daya agar mendapatkan rahasia atau fhoto pribadi.
7. Exclusion (pengeluaran) : secara sengaja dan kejam dikeluarkan
seseorang dari grup online.
8. Cyberstalking : seseorang mengganggu dan mencemarkan nama
baik secara intens sehingga membuat ketakutan besar.
Sudarwanto (2009) mengatakan bahwa menerima e-mail dari
seseorang yang membuat tersinggung itu sudah termasuk dalam
cyberbullying. Hal ini menunjukan bahwa seseorang yang hanya
mengalami satu jenis cyberbullying saja telah dikatakan korban
cyberbullying.

Tidak ada komentar: