Menurut (Agus Ristono, 2013:03) menyatakan persediaan merupakan salah
satu faktor yang menentukan kelancaran produksi dan penjualan, maka persediaan
harus di kelola secara tepat. Dalam hal ini perusahaan harus dapat menentukan
jumlah persediaan optimal sehingga di satu sisi kontinuitas produksi dapat terjaga
dan pada sisi lain perusahaan dapat memperoleh keuntungan, karena perusahaan
dapat memenuhi setiap permintaan yang datang. Karena persediaan yang kurang
akan sama tidak baiknya dengan persediaan yang berlebihan, sebab kondisi
keduanya memiliki beban dan akibat masing-masing.
Bila persediaan kurang, maka perusahaan tidak akan dapat memenuhi
semua permintaan sehingga akibatnya pelanggan akan kecewa dan beralih keperusahaan lainnya. Sebaliknya, bila persediaan berlebihan, ada beberapa beban
yang harus di tanggung yaitu:
a) Biaya penyimpanan di gudang, semakin banyak barang yang di simpan maka
akan semakin besar biaya penyimpanannya.
b) Risiko kerusakan barang, semakin lama barang tersimpan di gudang maka risiko
kerusakan barang semakin tinggi.
c) Risiko keusangan barang, barang-barang yang tersimpan lama akan “out of date”
atau ketinggalan jaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar