Menurut Rangkuti (2007) persediaan merupakan pos modal kerja yang
cukup penting karena kebanyakan modal usaha perusahaan adalah dari
persediaan. Biaya persediaan merupakan biaya – biaya yang timbul karena adanya
persediaan. Menurut Heizer dan Render (2014) biaya – biaya yang timbul dari
persediaan adalah sebagai berikut:
1. Biaya Penyimpanan (Holding Cost)
Biaya penyimpanan merupakan biaya yang terkait dengan
penyimpanan dalam kurun waktu tertentu. Biaya penyimpanan
juga menyangkut mengenai barang usang di gudang, atau biaya
yang terkait mengenai penyimpanan. Biaya – biaya terkait
penyimpanan antara lain biaya perumahan (sewa atau depresiasi
gedung, pajak, dan asuransi) biaya penanganan bahan mentah (sewa atau depresiasi peralatan dan daya), biaya tenaga kerja
(penerimaan, pergudangan, keamanan), biaya investasi (biaya
peminjaman, pajak, dan asuransi pada persediaan), biaya
penyerobotan, sisa, dan barang usang (semakin tinggi jika produk
yang dihasilkan cepat berubah, sepert komputer atau handphone).
2. Biaya Pemesanan (Ordering Cost)
Biaya pemesanan adalah semua biaya yang mengcangkup dari
persediaan, formulir, administrasi, dan seterusnya yang
mencangkup mengenai proses pemesanan.
3. Biaya Pemasangan (Setup Cost)
Biaya pemasangan merupakan biaya yang timbul untuk
mempersiapkan mesin atau proses untuk menghasilkan pesanan.
Biaya ini juga menyertakan waktu dan tenaga kerja untuk
membersihkan dan mengganti peralatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar