Depresiasi adalah suatu metode untuk mengalokasikan harga perolehan
aktiva ke periode-periode akuntansi. Istilah depresiasi digunakan untuk
menunjukkan alokasi harga perolehan aktiva tetap berwujud yang dapat diganti,
seperti gedung, mesin, alat-alat dan lain-lain.
Alokasi harga perolehan aktiva tetap berwujud yang tidak dapat diganti
seperti sumber-sumber alam (wasting assets) disebut deplesi. Sedangkan
alokasi harg aperoleha aktiva tetap tidak berwujud disebut amortisasi. Zaki
Baridwan (2013:306)
Menurut Zaki Baridwan tiga faktor yang perlu dipertimbangkan dalam
menentukan beban depresiasi setiap periode, yaitu:
a. Harga perolehan (Cost) yaitu uang yang dikeluarkan atau utang yang
timbul dan biaya biaya lain yang terjadi dalam memperoleh suatu aktiva
dan menempatkannya agar dapat digunakan.
b. Nilai sisa suatu aktiva yang didepresiasi adalah jumlah yang diterima bila
aktiva itu dijual, ditukarkan atau cara-cara lain ketika aktiva tersebut sudah
tidak dapat digunakan lagi, dikurangi dengan biaya-biaya yang terjadi
pada saat menjual/menukarkannya.
c. Taksiran umur kegunaan. Taksiran umur kegunaan (masa manfaat) suatu
aktiva dipengaruhi oleh cara-cara pemeliharaan dan kebijakan-kebijakan
yang dianut dalam reparasi. Taksiran umur ini bisa dinyatakan dalam
satuan periode waktu.
Sabtu, 29 Januari 2022
Depresiasi (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar