Senin, 27 Juni 2022

Komponen Struktur Modal(skripsi tesis dan disertasi)

Struktur modal suatu perusahaan secara umum terdiri dari atas beberapa komponen (Riyanto,2001), yaitu :a.Modal asing/hutang jangka panjang (Long-Tern Debt)Modal asing atau jangka panjang adalah hutang yang jangka waktunya adalah panjang, umumnya lebih dari sepuluh tahun. Hutang jangka panjang ini pada umumnya digunakan untuk membelanjai perluasan perusahaan (ekspansi) atau modernisasi dari perusahaan, karena kebutuhan modal untuk keperluan tersebut meliputi jumlah yang besar. Komponen hutang jangka panjang ini terdiri dari :Hutang Hipotik (mortage)Hutang hipotik adalah bentuk hutang jangka panjang yang dijamin dengan aktiva tidak bergerak (tanah dan bangunan) kecuali kapal dengan bunga, jangka waktu dan cara pembayaran tertentu.Obligasi (bond)Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang menunjukkan pengakuan bahwa perusahaan meminjam uang dan menyetujui untuk membayarnya kembali dalam jangka waktu tertentu. Pelunasan atau pembayaran kembali pinjaman obligasi dapat diambil dari penyusutan aktiva tetap yang dibelanjai dengan pinjaman obligasi tersebut dan dari keuntungan.Obligasi berdasarkan jenisnya (Ahmad Rodoni Modul Institusi Depositori dan Pasar Modal FEIS UIN, 2008) yaitu :
-Obligasi bunga tetap (fixed rate bond)Obligasi yang menawarkan bunga tetap selama jangka waktu obligasi tersebut (di Indonesia biasanya berjangka waktu lima tahun). Bunga yang dibayarkan mungkin dilakukan setahun sekali, tetapi bisa juga dilakukan setiap semester (6 bulan).-Obligasi bunga mengambang (floating rate bond)Obligasi yang pembayaran bunganya tidak tetap dan disesuaikan dengan tingkat bunga pasar secara berkala. Penentuan tingkat bunga obligasi berdasarkan pada tingkat bunga rata-rata deposito berjangka ditambah sejumlah persentase tertentu diatas rata-rata tingkat bunga deposito tersebut.-Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond)Obligasi jenis ini dijual dengan harga yang lebih rendah daripada nilai nominal obligasinya (discounted basis) pada saat jatuh tempo obligasi tersebut dilunasi sesuai dengan nilai nominalnya.-Obligasi konversiSekilas tidak ada bedanya dengan obligasi biasa yaitu memberikan coupon yang tetap memiliki jatuh tempo dan memiliki nilai pari. Hanya saja obligasi konversi memiliki keunikan yaitu dapat ditukarkan dengan saham biasa. Pada obligasi konversi selalu tercantum persyaratan untuk melakukan konversi.Modal asing/hutang jangka panjang dilain pihak, merupakan sumber dna bagi perusahaan yang harus dibayar kembali dalam jangka waktu tertentu. Semakin lama jangka waktu dan ringannya syarat-syarat pembayaran kembali
hutang tersebut akan mempermudah dan memperluas bagi perusahaan untuk memberdayagunakan sumber dana yang berasal dari modal asing/hutang jangka penjang tersebut. Meskipun demikian hutang tetap harus dibayar kembali pada waktu yang sudah ditetapkan tanpa memperhatikan kondisi finansial perusahaan pada saat itu dan harus sudah disertai dengan bunga yang sudah diperhitungkan sebelumnya. Dengan demikian, seandainya perusahaan tidak mampu membayar kembali hutang dna bunganya, maka kreditur dapat memaksa perusahaan dengan menjual asset yang dijadikan jaminannya. Oleh karena itu, kegagalan untuk membayar kembali hutang atau bunganya akan mengakibatkan para pemilik perusahaan kehilangan kontrol terhadap sebagian atau seluruhnya dana/pinjaman dan bunganya. Karena segala macam bentuk ditanamkan didalam perusahaan selalu dihadapkan pada resiko kerugian.Struktur modal pada dasarnya merupakan suatu pembiayaan permanen yang terdiri dari modal sendiri dan modal asing, dimana modal sendiri terdiri dari berbagai jenis saham dan laba ditahan. Penggunaan modal asing akan menimbulkan beban yangtetap dam besarnya penggunaan modal asing ini menentukan besarnya leverage keuangan yang digunakan perusahaan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin besar proporsinya modal asing/hutang jangka panjang beserta bunganya pada tanggal jatuh temponya. Bagi kreditur hal ini berarti bahwa kemungkinan turut serta dana yang mereka tanamkan didalam perusahaan untuk dipertaruhkan pada kerugian juga semakin besar.b.Modal Sendiri (Shareholder Equity)
Modal sendiri adalah modal yang berasal dari pemilik perusahaan dan yang tertanam dalam perusahaan untuk waktu yang tidak tertentu lamanya. Modal sendiri berasal dari sumber intern maupun sumber ekstern. Sumber intern didapat dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan sedangkan sumber ekstern berasal dari pemilik perusahaan. Komponen modal sendiri terdiri dari :1)Modal SahamSaham adalah tanda bukti pengambilan bagian atau peserta dala suatu Perseroan Terbatas (PT), dimana modal saham terdiri dari :-Saham biasa (Common Stock)Saham biasa adalah bentuk komponen modal jangka panjang yang ditanamkan oleh investor, dengan memiliki saham ini berarti ia membeli prospek dan siap menanggung segala risiko sebesar dana yang ditanamkan.-Saham Preferen (Preferred Stock)Saham preferen dibentuk kompenen modal sendiri dengan hutang jangka panjang.2)Laba DitahanLaba ditahan adalah sisa laba dari keuntungan yang tidak dibayarkan sebagai deviden.3)Cadangan Cadangan disini dimaksud sebagai cadangan yang dibentuk dari keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan selama beberapa waktu yang lampau
atau dari tahun yang berjalan (Reserve taht are surplus). Tidak semua cadangan termasuk dalam pengertian modal sendiri. Cadangan yang termasuk dalam modal sendiri adalah :-Cadangan ekspansi-Cadangan modal kerja-Cadangan selisih kurs-Cadangan untuk menampung hal-hal atau kejadian yang tidak diduga sebelumnya (cadangan umum).Komponen modal sendiri ini merupakan modal dalam perusahaan yang dipertaruhkan untuk risiko, baik risiko usaha maupun risiko kerugian lainnya. Modal sendiri ini tidak memerlukan adanya jaminan atau keharusan untuk pembayaran kembali dalam setiap keadaan maupun tidak adanya kepastian tentang jangka waktu pembayaran kembali modal yang disetor. Oleh karena itu tiap-tiap perusahaan harus mempunyai sejumlah minimum modal yang diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan.

Tidak ada komentar: