sering dipahami dalam konteks perilaku, danperilaku integritas pada umumnya dipahami dalam kaitannya dengan etikadan moral. Integritas juga mewajibkan individu agar taat terhadap standar teknis dan etika yangdimiliki organisasi. Integritasbukan hanya masalah kejujuran, masalah etis danmoral,bahwa orang tidakberbohong atau tidak melakukan hal-hal tidak bermoral. Integrity berkaitan juga dengan kinerja, suatu pencapaian hasil baik yang dicapai denganselalu menjunjung tinggi kejujurandan nilai-nilaimoral
lainnya. Kata integrity berasal dari akarkata “integrated”, yang berarti berbagai bagian dari karakter dan keterampilan berperan aktif dalam diri kita, yang tampak dari keputusan dan tindakan-tindakan kita (Atosokhi, 2014). Untukdapat menghasilkan kinerja baik ditempat kerja, seseorang harus memiliki dalamdirinya harus bersifat jujur, berani, berdaya juang, membangun hubungan baik,pandai mengorganisasikan diri sendiri, teratur, dan terencana dengan baik. Wujud kepemilikan integritas diri itu muncul dalam bentuk kinerja atau hasil kerja baik.Hasil penelitian yang dilakukan oleh Karapinar (2015) menunjukkan bahwa integritas berkorelasisignifikan dengan kinerja pegawai. Hasil penelitian yangdilakukan oleh Awaluddin (2016) juga menunjukkan bahwa integritas berpengaruh positifdan signifikan pada kinerja pegawai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar