Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang
mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis
organisasi, kepuasan konsumen dan memberikan
kontribusi ekonomi (Armstrong dan Baron,
1998:15 dalam Wibowo, 2007:2). Menurut Rivai
(2004:309) kinerja merupakan suatu fungsi dari
motivasi dan kemampuan. Sedangkan menurut
Simanjuntak (2011:1) kinerja merupakan
pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu.
Panggabean (2000:94) mengartikan kinerja sebagai
suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam
melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan
kepadanya yang didasarkan atas ability
(kecakapan, pengalaman) dan motivasi
(kesungguhan waktu).
Berdasarkan pendapat para ahli diatas, dapat
disimpulkan bahwa kinerja karyawan merupakan
pencapaian dari suatu hasil kerja dalam suatu
proses kerja yang didasarkan pada kemampuan
alami atau kemampuan yang dperoleh dari proses
belajar serta motivasi untuk berprestasi dan untuk
meningkatkan kinerja individu dan mencapai
tujuan perusahaan.
Bernardin dan Russel (1993:382) dalam
Kosasih dan Budiana (2007:81) menentukan enam
standar pengukuran kinerja karyawan yaitu
berdasarkan quality, quantity, timeliness, cost
effectiveness, need for supervision,dan
interpersonal impact. Sedangkan Dharma
(2003:355) menetapkan tiga satndar pengukuran
kerja berdasarkan quality, quantity, dan ketepatan
waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar