Jumat, 22 Mei 2020

Definisi Komitmen Organisasional (skripsi dan tesis)

Komitmen organisasional adalah sejauh mana seseorang dapat mengidentifikasi dan terlibat di dalam kegiatan organisasi. Meyer dan Allen (1991:67v) menjelaskan bahwa komitmen organisasional adalah keadaan psikologis yang a) mencirikan hubungan karyawan dengan organisasi dan b) berimplikasi pada keputusan untuk melanjutkan keanggotaan di organisasi.  Menurut Luthans (1995:67) menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi komitmen organisasional,yaitu :
 a. Keinginan kuat untuk tetap berada di organisasi
 b. Kemauan tinggi untuk berusaha untuk yang terbaik bagi organisasi 
c. Kepercayaan yang kuat dan penerimaan terhadap nilai serta tujuan organisasi Karakteristik diatas mengisyaratkan bahwa komitmen organisasional bukan hanya sekedar loyalitas pasif terhadap organisasi. Komitmen organisasional melibatkan adanya hubungan yang aktif antara individu dengan organisasi,dimana karyawan sebagai anggota organisasi mempunyai kemampuan untuk memberikan kontribusi secara penuh apa yang dimiliki kepada organisasi untuk mencapai kesuksesan (Cherrington,1994:476). 
Berdasarkan Meyer dan Allen (1990:4) mengungkapkan 3 dasar pembagian komitmen organisasional,yakni: 
a. Komitmen kontinuan (Continue commitment) Komitmen ini berhubungan dengan besarnya keinginan seorang karyawan untuk melanjutkan pekerjaanya karena tidak memperoleh pekerjaan lain. b. Komitmen afektif (Affective commitment) Hampir sama dengan komitmen continue,komitmen afektif berhubungan dengan sikap seorang karyawan terhadap pekerjaan yang dilakukan.
 c. Komitmen Normatif (Normative commitment) Komitmen ini berhubunga dengan loyalitas karyawan yaitu perasaan untuk tinggal dalam organisasi karena adanya tekanan dari orang lain Meskipun komitmen afektif,kontinuance dan normatif digunakan untuk menangkap sifat multidimensi dari komitmen organisasional,namun komitmen afektif dianggap sebagai pengukuran yang lebih efektif dari komitmen organisasional. Karyawan dengan komitmen afektif yang kuat akan termotivasi untuk meningkatkan tingkat kinerja yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi yang lebih berarti daripada karyawan dengan komitmen continuance atau normative.(Alniacik et al.2013:275) 
Menurut Mowday (1978:4) Komitmen terbentuk pada diri seorang karyawan apabila seorang tersebut memiliki tiga sikap yang saling berhubungan dengan organisasi atau pekerjaanya,yaitu: a) Identification yakni berupa pemahaman dan penghayatan dari tujuan organisasi b) Involment yakni perasaan terlibat dalam suatu pekerjaan atau perasaaan bahwa pekerjaa yang dilakukan sangat menyenangkan c) Loyalty yakni perasaaan bahwa organisasi adalah merupakan tempat bekerja sekaligus juga tempat tinggal

Tidak ada komentar: