Jumat, 22 Mei 2020

Definisi Turnover Intention (skripsi dan tesis)

Werther dan Davis (1982:77) memberikan definisi mengenai turnover sebagai sebuah kesediaan karyawan untuk meninggalkan suatu organisasi berpindah ke organisasi lainya. Turnover bisa terjadi secara sukarela maupun tidak (Robbins,2001:121). Turnover merupakan sebuah perilaku yang dilakukan oleh karyawan dalam sebuah perusahaan. hal ini merupakan hak dari setiap karyawan untuk menentukan pilihanya. Perilaku turnover terkadang sebagai bentuk perilaku yang buruk padahal dengan turnover yang dilakukan oleh karyawan memungkinkan seorang karyawan tersebut memiliki kemampuan yang lebih di tempat kerja lain sehingga dalam dirinya ada peningkatan kemampuan personal. Manullang (1994:76) menggolongkan sebab terjadinya turnover kedalam tiga bagian,yaitu karena keinginan perusahan artinya karyawan dianggap kurang potensial terhadap perusahaan,keinginan pribadi ini berarti keinginan karyawan sendiri untuk keluar dari tempat dimana dia bekerja,dan sebab lain ini berarti adanya habis kontrak antara perusahaan dengan karyawan atau bisa juga oleh sebab-sebab lainya. Menurut Robbins (2003:102) menjelaskan bahwa turnover dibagi menjadi dua jenis yaitu turnover fungsional dan disfungsional. Turnover dikatakan sebagai turnover fungsional apabila keluarnya karyawan dilakukan secara sukarela dan memberikan keuntungan bagi organisasi. Karyawan yang keluar tersebut memang karyawan yang tidak produktif sedangkan saat itu perusahaan sedang kesulitan finansial. Turnover juga memberikan dampak yakni adanya kesempatan promosi karyawan dalam sebuah perusahaan. sedangkan apabila turnover tersebut dikatakan sebagai turnover disfungsional ini berarti dengan keluarnya karyawan tersebut maka perusahaan mengalami kerugian karena karyawan tersebut merupakan karyawan yang potensial dalam perusahaan. Menurut Faslah (2010:148) menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention karyawan antara lain: 1. Komitmen organisasi 2. Ketidakamanan kerja 3. Kinerja karyawan 4. Stres Kerja 5. Kepuasan kerja

Tidak ada komentar: