Menurut Novialdi (2008:10) ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi
terjadinya turnover intention oleh karyawan yaitu:
a. Usia
Pekerja muda lebih tinggi tingkat turnovernya dibanding dengan pekerja tua.
Hal ini disebabkan kemungkinan karena pekerja tua merasa lebih nyaman
dengan pekerjaa yang sudah ada dan alasan lain misalnya tanggung jawab
keluarga,mobilitas menurun,tidak mau pindah pekerjaan dsb. Tingkat turnover karyawan muda lebih tinggi karena mereka kecenderunganya
ingin mencoba-coba pekerjaanya serta ingin mendapatkan lebih besar
keyakinan tinggi ketika dengan mencoba-coba itu. (Novliadi,2008:11)
b. Lama kerja
Setiap kelompok tertentu dari orang-orang yang dipekerjakan,dua pertiga
sampai tiga perempat bagian dari mereka yang keluar terjadi pada akhir tiga
tahun pertama masa bakti,berdasarkan data ini lebih dari setengahnya sudah
terjadi pada akhir.(Novliadi 2008:11)
c. Tingkat pendidikan dan intelegensi
Tingkat pendidikan berpengaruh terhadap turnover. Dijelaskan bahwa mereka
yang mempunyai tingkat intelegensi tidak terlalu tinggi untuk memandang
tugas-tugas yang sulit sebagai suatu kecemasan. Namun sebaliknya mereka
memiliki tingkat intelegensi tinggi ketika melakukan pekerjaan-pekerjaan yang
monoton. (Novliadi 2008:11)
d. Keikatan terhadap perusahaan
Pekerja yang mempunyai rasa keikatan yang kuat terhadap perusahaan dimana
dia bekerja akan membentuk sense of belonging,rasa aman,efikasi,tujuan dan
arti hidup,serta adanya gambaran hidup yag positif (Novliadi 2008:11)
e. Kepuasaan kerja Ketidakpuasan yang menjadi penyebab turnover memiliki banyak
aspek,diantaranya adanya tidak kepuasaan aspek terhadap manajemen
perusahaan,kondisi kerja,mutu pengawasan,penghargaan,gaji dan promosi dan
hubungan interpersonal. (Novliadi 2008:11)
Kepuasaan kerja menurut (Wexley dan Yukl 1977:99) menjelaskan
bahwa kepuasaan kerja pada dasarnya bersifat individual karena setiap
individu memiliki tingkat kepuasaan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai
yang diberikan kepadanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar