Minggu, 23 Juli 2023

Unsur-unsur Sistem Informasi Akuntansi


Unsur-unsur dalam sistem informasi akuntansi terdiri dari :
1. Manusia
2. Peralatan
3. Buku dan Catatan
4. Formulir
5. Kegiatan dan Prosedur
6. Laporan atau Pernyataan
Dari unsur-unsur di atas dapat diambil kesimpulan bahwa sebuah sistem
informasi akuntansi akan dapat berjalan dengan baik jika unsur-unsur di atas
dapat terpenuhi karena setiap unsur saling berhubungan.
Adapun penjelasan tentang unsur-unsur dalam sistem informasi akuntansi
adalah sebagai berikut :
1. Manusia
Manusia adalah pihak/ orang yang merupakan salah satu unsur
yang berperan dalam melaksanakan tugasnya atau dikenal juga sebagai
karyawan.
2. Peralatan
Yaitu semua alat yang membantu dalam pelaksanaan sistem
informasi akuntansi. Beberapa alat yang digunakan, contohnya: komputer,
mesin ketik dan alat lain yang berguna untuk mentransfer data.
3. Buku dan Catatan
Yaitu buku yang digunakan untuk pencatatan atau hasil yang
bersumber dari formulir. Buku dan catatan transaksi dari dokumen dasar,
buku tersebut dapat berupa kartu-kartu atau dalam bentuk buku yang
sebenarnya. Buku-buku tersebut meliputi jurnal maupun buku besar.
Ada beberapa jenis catatan, diantaranya :
a. Buku Jurnal
Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang diselenggarakan
dalam proses akuntansi.
b. Buku Besar
Buku Besar merupakan kumpulan rekening-rekening yang
digunakan untuk menyortasi dan meringkas informasi yang telah
dicatat dalam jurnal.
4. Formulir
Formulir merupakan unsur penting dalam sistem informasi
akuntansi karena digunakan sebagai suatu dokumen dasar. Formulir juga
merupakan secarik kertas yang memiliki ruang untuk diisi yang terdiri dari
kolom-kolom. Formulir merupakan salah satu unsur dari sistem informasi
akuntansi yang digunakan untuk mencatat suatu transaksi dan juga
merupakan bukti tertulis dengan transaksi. Formulir sering juga disebut
dokumen. Formulir yang didisain dengan baik akan berfungsi menciptakan
informasi. Oleh karena itu, agar dapat memenuhi fungsi tersebut, setiap
perusahaan akan menggunakan berbagai jenis formulir untuk mencatat
berbagai transaksi yang berasal dari peristiwa intern maupun ekstern
perusahaan.
Dalam suatu perusahaan, formulir bermanfaat untuk :
a. Menetapkan tanggung jawab timbulnya transaksi bisnis
perusahaan.
b. Merekam data transaksi bisnis perusahaan.
c. Mengurangi kemungkinan kesalahan dengan cara menyatakan
semua kejadian dalam bentuk tulisan.
d. Menyampaikan informasi pokok dari satu orang ke orang lain di
dalam organisasi yang sama atau ke organisasi lain.
Adapun prinsip dasar yang melandasi perancangan formulir adalah
sebagai berikut :
a. Sedapat mungkin memanfaatkan tembusan atau copy formulir.
b. Penghindaran duplikasi dalam pengumpulan data.
c. Sering kali data terkumpulkan di sumbernya, data harus direkam
sedemikian rupa dalam formulir, sehingga dapat memenuhi
kebutuhan informasi bagi semua departemen.
d. Rancangan formulir yang sederhana dan ringkas.
e. Unsur internal check dalam merancang formulir.
Unsur internal check harus ada dalam perancangan formulir sehingga
dapat mendukung terciptanya praktik yang sehat. Adanya penggunaan
formulir bernomor urut tercetak yang pemakaiannya harus
dipertanggungjawabkan oleh bagian yang berwenang.
f. Nama formulir
g. Nama dan alamat pada formulir.
h. Nomor identifikasi pada setiap formulir.
i. Pencantuman nomor urut tercetak.
j. Formulir ganda
Formulir ganda adalah yang terdiri dari formulir asli dan tembusannya.
5. Kegiatan dan Prosedur
Serangkaian kegiatan klerikal, termasuk pengolahan data
elektronik yang harus dilaksanakan dalam melakukan pencatatan berbagai
informasi pada formulir, buku, jurnal, buku besar dan dalam penyusunan
laporan atau pernyataan. Prosedur merupakan pedoman yang dijadikan
landasan dalam melakukan kegiatan transaksi. Dengan demikian dapat
dikatakan bahwa informasi akuntansi disusun berdasarkan input yang
berupa data akuntansi. Sedangkan proses yang mengubah data akuntansi
menjadi informasi akuntansi adalah proses akuntansi.
6. Laporan dan Pernyataan
Laporan merupakan hasil akhir dari suatu sistem dan merupakan
alat yang digunakan untuk mempertanggungjawabkan hasil akhir dari
suatu tugas, dapat disajikan dalam bentuk; neraca, laporan laba rugi,
laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas laporan
keuangan.

Tidak ada komentar: