Definisi integrasi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
adalah pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Terdapat
definisi lain menurut ICCE (Intracapsular Cataract Extraction). Integrasi adalah
penyatu bagian-bagian berbeda dari satu masyarakat menuju ke arah satu kesatuan
utuh, ataupun juga sebagai kumpulan masyarakat kecil banyak yang menjadi satu
bangsa. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa, integrasi merupakan upaya
meyatukan unsur-unsur yang berbeda sehingga menjadi satu kesatuan terhadap
suatu masalah yang terjadi pada masing-masing unsur tersebut. Sedangkan
menurut Wedawaty dalam Ahmad (2018) mengemukakan bahwa, integrasi adalah
perpaduan, penyatuan, atau penggabungan dari dua objek atau lebih.
Definisi teknologi. Menurut Indrajit (2007), menyatakan dalam aset
sumber daya manusia perlu untuk memperhatikan keahlian teknis, pengetahuan
bisnis dan orientasi pada pemecahan masalah karena kebutuhan akan sumber daya
manusia yang memiliki kemampuan teknis berupa critical factor dalam
perusahaan atas pesatnya kemajuan teknologi informasi.
Menurut Susilahudin dkk (2018: 43), menyatakan bahwa era industri 4.0
adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada era dimana terjadi perpaduan
teknologi yang mengakibatkan dimensi fisik, biologis, dan digital membentuk
suatu perpaduan yang sulit dibedakan.
Menurut Oliver (2011: 25), salah satu teori integrasi teknologi yang cukup
populer adalah Technology Acceptance Model (TAM). Teori integrasi teknologi
merupakan teori yang menganalisis dan memahami faktor-faktor yang
mempengaruhi diterimanya penggunaan teknologi komputer. Terdapat dua faktor
dalam TAM yang secara dominan mempengaruhi integrasi teknologi. Faktor
pertama adalah persepsi pengguna terhadap manfaat teknologi. Sedangkan faktor
kedua adalah persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan teknologi (ease
of use).
Kedua faktor tersebut mempengaruhi kemauan untuk memanfaatkan
teknologi (usefulness). Selanjutnya kemauan untuk memanfaatkan teknologi akan
mempengaruhi penggunanan teknologi yang sesungguhnya. Persepsi pengguna
terhadap manfaat teknologi dapat diukur dari beberapa faktor sebagai berikut:
1. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan produktivitas pengguna.
2. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan kinerja pengguna.
3. Penggunaan teknologi dapat meningkatkan efisiensi proses pengguna.
Persepsi tersebut yang dimaksud sebagai pengguna adalah konsumen
yang menggunakan jasa perusahaan. Konsumen yang memanfaatkan teknologi
yang akan memudahkan dalam penyelesaian tugas dengan baik. Senada dengan
hal itu, terdapat strategi dalam teknologi yang dapat meningkatkan daya saing
perusahaan. Strategi teknologi harus diintegrasikan dengan strategi fungsional
perusahaan dan strategi bisnis perusahaan.
Definisi integrasi teknologi juga dikemukakan oleh Christensen dalam
Lina dan Lena (2009: 90), mendefinisikan Technology as a process, technique or
methodology that integrates in a product design, manufacturing process or
service, which transforms labor, capital, information, material and energy inputs
into outputs that have high value. Pernyataan tersebut berarti bahwa integrasi
teknologi merupakan sebuah teknik atau metodologi yang menyatu dalam suatu
desainproduk, proses manufaktur dan jasa, yang mentransformasikan input seperti
tenaga kerja, kapital informasi, dan energi untuk dijadikan output yang memiliki
nilai tinggi.
Autioe dan Leimanen dalam Lina dan Lena (2018: 26) menyatakan
bahwa “Technology can be defined as the ability to recognize existing technical
problems, and on the other hand, technology is equipment or devices, such as
equipment, software, and hardware that are used to solve operational problems
effectively within an organization”. Dari pernyataan tersebut, maka teknologi
dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengenali masalah-masalah teknis
yang ada, dan teknologi merupakan peralatan atau perangkat seperti equipment,
software, dan hardware yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
operasional dalam perusahaan.
Dari beberapa pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa
teknologi yang terintegrasi dikarenakan adanya penyatuan suatu fungsi yang
berbeda menjadi suatu kesatuan yang utuh dan saling bergantung, serta
berhubungan untuk mencapai suatu tujuan. Terlebih, teknologi memberikan
manfaat dan peluang besar bagi perusahaan. Teknologi yang diintegrasikan
dengan strategi bisnis dan strategi fungsional organisasi, merupakan sebuah
keberhasilan dalam menerapkan manajemen teknologi dan implementasinya.
Minggu, 23 Juli 2023
Pengertian Integrasi Teknologi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar