Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan
keputusan pembelian menurut (Setiadi 2010: 10) antara lain:
a. Faktor –faktor budaya
1. Kebudayaan, kebudayaan merupakan faktor penentu paling utama
dari keinginan dan perilaku seseorang. Seorang anak yang sedang
tumbuh mendapatkan seperangkat nilai-nilai, persepsi, preferensi dan
perilaku melalui suatu proses sosialisasi yang melibatkan keluarga
dan lembaga lembaga sosial penting lainnya.
2. Subbudaya, subbudaya dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:
kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, dan
area geografis.
3. Kelas sosial, kelas-kelas sosial adalah kelompok yang relatif
homogen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun
secara hirarki dan yang keanggotaannya mempunyai nilai, minat, dan
perilaku yang serupa.
b. Faktor-faktor sosial
1. Kelompok referensi, kelompok referensi ini terdiri dari seluruh
kelompok yang dapat memberi pengaruh secara langsung ataupun
tidak langsung terhadap perilaku seseorang. Beberapa diantaranya
adalah kelompok primer, dengan adanya interaksi yang cukup
berkesinambungan yang meliputi, keluarga, teman, tetangga,
kelompok sejawat. Kelompok sekunder, cenderung lebih resmi dan
interaksi yang terjadi tidak berkesinambungan.
2. Keluarga, keluarga merupakan salah satu lembaga pendidikan
informal yang dimana seseorang bisa mendapatkan pandangan
tentang agama, politik, ekonomi, dan nilai atau harga diri serta cinta.
3. Peran dan Status, Seseorang umumnya berpartisipasi dalam
kelompok selama hidupnya-keluarga, klub, organisasi. Posisi
seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran
dan status.
c. Faktor Pribadi
1. Umur dan tahapan dalam siklus hidup, konsumen membeli atau
mengkonsumsi sebuah produk yang berbeda-beda sepanjang
hidupnya dimana setiap kegiatan konsumsi dipengaruhi oleh siklus
hidup konsumen.
2. Pekerjaan, pekerjaan seorang konsumen dapat mempengaruhi pola
konsumsi konsumen tersebut. semakin tinggi jabatan atau pekerjaan
seorang konsumen tersebut maka semakin tinggi tingkat konsumsi
yang dilakukan.
3. Keadaan ekonomi, selain pekerjaan konsumen keadaan ekonomi
juga merupakan salah satu hal yang diperhatikan ketika akan
melakukan keputusan pembelian terhadap suatu produk. Hal yang
diperhatikan dalam keadaan ekonomi dilihat berdasarkan besaran
penghasilan yang dimiliki konsumen tersebut, jumlah tabungan,
utang dan sikap terhadap atau menabung.
4. Gaya hidup, gaya hidup merupakan sebuah pola hidup seseorang
konsumen yang terlihat melalui aktivitasnya yang terbentuk melalui
sebuah kelas sosial dan pekerjaan. Tetapi kelas sosial dan pekerjaan
yang sama tidak menjamin munculnya sebuah gaya hidup yang sama
antara berberapa atau banyak konsumen.
5. Kepribadian dan konsep diri,setiap konsumen mempunyai berbagai
macam karakteristik kepribadaian yang berbeda antara satu dengan
yang lainnya yang dapat mempengaruhi aktivitas kegiatan
pembelian. Kepribadian merupakan suatu hal yang sangat berguna
dalam menganalisis pilihan merek konsumen. Hal tersebut
disebabkan karena beberapa kalangan konsumen akan memilih
merek yang cock dengan kepribadian dan konsep dirinya.
d. Faktor- faktor psikologis
1. Motivasi, setiap konsumen memiliki banyak kebutuhan pada waktu-
waktu tertentu. Terdapat kebutuhan yang muncul dari tekanan
biologis seperti lapar, haus dan rasa tidak nyaman. Beberapa
kebutuhan bersifat biogenic, kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan
fisiologis tertentu, seperti rasa lapar, haus, resah tidak nyaman.
Adapaun kebutuhan lain bersifat psiko genik, yaitu kebutuhan yang
timbul dari keadaan fisiologis tertentu, seperti kebutuhan untuk
diakui, kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima.
2. Persepsi, Persepsi didefinisikan sebagai proses dimana seseorang
memilih, mengorganisasikan, mengartikan masukan informasi untuk
menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. persepsi
ksetiap konsumen terhadap merek atau produk berbeda-beda antara
satu dengan yang lainnya.
3. Proses belajar , Proses belajar menjelaskan perubahan perilaku
seseorang yang timbul dari pengalaman. Pembelajaran dihasilkan
melalui perpaduan kerja antara pendorong, rangsangan, isyarat
bertindak, tanggapan dan penguatan. Pemasar dapat membangun
permintaan konsumen atas suatu produk dengan mengaitkan pada
dorongan yang kuat, menggunakan tindakan atau semacamnya yang
memberikan motivasi dan memberikan penguatan positif karena pada
dasarnya konsumen akan melakukan pemilihan alternative pada satu
merek.
4. Kepercayaan dan sikap, kepercayaan adalah suatu gagasan deskriptif
yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu. Keyakinan konsumen
terhadapsuatu produk atau merek akan mempengaruhi keputusan
pembelian mereka.
3. INDIKATOR
Menurut (Schiffman & Kanuk 2008:506) Indikator keputusan
pembelian ada tiga yaitu: Pembelian percobaan (Trial Purchase),
Pembelian Ulangan (Repeat Order) dan Pembelian komitmen jangka
panjang (Long-term Purchase).
4. PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN
Keputusan pembelian pada hakikatnya merupakan hak yang
sepenuhnya dimiliki oleh konsumen. Namun tidak semua konsumen
mempunyai pilihan yang tepat dalam memilih kebutuhan mereka,
sehingga akhirnya mereka menyesal. Maka dari itu konsumen harus
memperhatikan dan mempertimbangkan beberapa hal sebelum
melakukan pembelian, supaya tidak menyesal. Pengambilan
keputusan juga harus mempertimbangkan beberapa faktor
Sabtu, 29 Juli 2023
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar