Sabtu, 29 Juli 2023

Citra Merek


Citra merek (brand image) dapat dikatakan sebagai sesuatu yang
mewakili dari keseluruhan persepsi terhadap merek yang dibentuk dari
informasi dan pengalaman terhadap merek itu sendiri di masa lalu. Kotler dan
Armstrong (2008:346) berpendapat bahwa, citra merek adalah persepsi dan
keyakinan yang ada pada pikiran konsumen, seperti tercermin dalam asosiasi
yang terjadi dalam ingatan konsumen.
Selanjutnya Kotler dan Armstrong (2008), menyatakan bahwa citra
merek dapat diukur berdasarkan pada aspek yang ada sebuah merek yang
meliputi:
1. Kekuatan (strengthness)
Keunggulan yang ada pada merek yang bersifat fisik dan tidak ditemukan
pada merek lainnya, yang mengacu pada atribut-atribut fisik yang ada pada
merek tersebut sehingga bisa dianggap sebagai sebuah kelebihan jika 
dibandingkan dengan merek lainnya. Yang termasuk dalam sekelompok
kekuatan (strength) adalah semua fasiltas produk, penampilan fisik, harga
produk, maupun penampilan fasilitas pendukung dari produk tersebut dan
memiliki cakupan pasar yang luas.
2. Keunikan (uniqueness)
Kemampuan untuk membedakan sebuah merek dengan merek yang
lainnya. Hal ini muncul dari atribut suatu produk tersebut yang menjadi
pembeda dengan produk-produk lainnya. Yang termasuk dalam kategori
unik ini adalah variasi penampilan atau nama dari sebuah merek yang
mudah diingat dan diucapkan, dan fisik produk itu sendiri.
3. Keunggulan (favorable)
Termasuk dalam kelompok keunggulan ini antara lain, kemudahan merek
produk untuk diucapkan serta kemampuan merek untuk tetap diingat oleh
pelanggan yang membuat produk terkenal dan menjadi favorit di
masyarakat maupun kesesuaian antara kesan merek dibenak pelanggan
dengan citra yang diinginkan perusahaan atas merek yang bersangkutan.
Pada dasarnya merek digunakan untuk beberapa tujuan yaitu:
a. Sebagai identitas yang bermanfaat dalam diferensiasi atau
membedakan produk suatu perusahaan dengan produk pesaingnya.
b. Sebagai alat promosi sebagai daya tarik produk.
c. Untuk membina citra dengan memberikan keyakinan, jaminan
kualitas, serta prestise tertentu kepada konsumen. 
d. Untuk mengendalikan pasa

Tidak ada komentar: