Menurut Nuraida (2014:174), faktor-faktor yang termasuk dalam
lingkungan kerja diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Cahaya/Penerangan
Cahaya merupakan faktor penting untuk meningkatkan efisiensi kerja
pegawai karena memengaruhi kesehatan pegawai dan keselamtan serta
kelancaran kerja. Penerangan yang baik merupakan hal vital yang
dibutuhkan indra penglihat agar dapat melaksanakan tugas kantor.
Tugas-tugas melihat ini untuk pekerjaan di dalam kantor lebih banyak
tuntutannya karena yang dilihat adalah catatan-catatan kantor sehinggaa
harus didukung oleh penerangan dalam jumlah dan mutu yang tepat dan
diletakkan di tempat-tempat yang tepat pula. Penerangan kantor yang
optimal berguna untuk:
1. Meningkatkan produktivitas kerja,
2. Meningkatkan mutu kerja,
3. Mengurangi terjadinya kesalahan,
4. Mengurangi ketegangan/kerusakan mata,
5. Mengurangi rasa lelah,
6. Meningkatkan semangat kerja pegawai, dan
7. Memberikan citra yang lebih baik bagi perusahaan.
b. Warna
Warna juga merupakan faktor penting untuk meningkatkan efisiensi
kerja pegawai. Warna mempunyai pengaruh penting terhadap
penerangan kantor. Perusahaan dapat menggunakan warna-warna muda
apabila ingin menghemat biaya penerangan. Penggunaan tata warna
dalam kantor berpengaruh besar terhadap keadaan psikologis atau
perasaan seseorang. Setiap warna mempunyai pengaruh yang berlainan
terhadap orang, atau setiap orang akan menunjukkan reaksi yang
berbeda terhadap warna-warna tertentu. Efek warna- warna ini dapat
diberlakukan dalam penggunaannya pada dinding kantor, langit-langit,
lantai karpet, tirai, perabotan kantor, dan lain-lain.
c. Udara
Udara dalam hal ini lebih dilihat dari sis suhu/termperatur, kelembapan,
sirkulasi/ventilasi, dan kebersihan. Menurut Moekijat (dalm
Nuraida,2014:178), Air Conditioner (AC) mengatur keadaan udara
dengan mengawasi suhu, peredaran, kelembapan, dan kebersihan.
Efisiensi pegawai kantor menunjukkan kenaikan rata-rata 20% setelah
diberi AC. Terpenuhinya kualitas dan kuantitas uadara yang baik akan
memberikan banyak keuntungan bagi kantor, antara lain:
1. Meningkatkan produktivitas kerja;
2. Meningkatkan mutu kerja kantor;
3. Menjaga kesehatan pegawai;
4. Meningkatkan semangat kerja; dan
5. Menimbulkan kesan yang menyenangkan bagi para tamu.
d. Bunyi/Suara
Terutama untuk pekrjaan yang membutuhkan konsentrasi, faktor suara
dapat memengaruhi efisiensi pekerja karena suara yang bising dapat
mengganggu dan dapat berpengaruh pada kesehatan pekerja. Menurut
Moekijat (dalam Nuraida, 2014:178), pengaruh suara yang gaduh
adalah sebagai berikut:
1. Menimbulkan gangguan mental dan saraf pegawai.
2. Menimbulkan kesulitan berkonsentrasi, mengurangi hasil,
meningkatkan kesalahan, minimbulkan kesulitan menggunakan
telepon, dan menciptakan lebih banyak ketidakhdiran.
3. Menambah kelelahan dan mengurangi semangat kerja pegawai.
Sumber kebisingan suara bisa berasal dari dalam kantor maupun dari
luar kantor. Adapun cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi
kebisingan antara lain sebagai berikut.
1. Membuat teknik konstruksi bangunan yang efektif
2. Menggunakan peralatan kantor yang tidak menimbulkan suara bising,
seperti mesin dengan suara yang halus, mesin tik yang tidak bising,
dan sebagainya.
3. Menggunakan material penyerap suara di dinding, jendela, atau lantai
yang bisa menyerap dan mengisolasi suara. Materi yang paling efisien
digunakan adalah karpet.
4. Menjauhkan peralatan yang menimbulkan suara bising. Misalnya
menempatkan generator di ruangan yang jauh/tersendiri.
e. Musik
Musik dapat memengaruhi keadaan fisik dan mental pegawai. Musik
berguna untuk hal-hal berikut.
2. Meningkatkan efisiensi, kepuasan kerja, dan produktivitas.
3. Mengurangi ketegangan mental, menimbulkan rasa relaks,
mengurangi rasa gugup dan kejenuhan, serta menambah kegembiraan
kerja.
Menurut Sedarmayanti (2011:28) indikator-indikator lingkungan
kerja yaitu sebagai berikut:
a. Penerangan/cahaya di tempat kerja sangat besar manfaatnya bagi
pegawai guna mendapat keselamatan dan kelancaran kerja, oleh sebab itu
perlu diperhatikan adanya penerangan (cahaya) yang terang tetapi tidak
menyilaukan. Cahaya yang kurang jelas (kurang cukup) mengakibatkan
penglihatan menjadi kurang jelas, sehingga pekerjaan akan lambat,
banyak mengalami kesalahan, dan pada akhirnya menyebabkan kurang
efisien dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga tujuan organisasi sulit
tercapai.
b. Sirkulasi udara ditempat kerja yang baik yang ternilai dari kadar oksigen
yang tinggi. Oksigen merupakan gas yang dibutuhkan oleh makhluk
hidup untuk menjaga kelangsungan hidup, yaitu untuk proses
metabolisme. Udara di sekitar dikatakan kotor apabila kadar oksigen
dalam udara tersebut telah berkurang dan telah bercampur dengan gas
atau bau-bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Sumber utama
adanya udara segar adalah adanya tanaman disekitar tempat kerja.
Tanaman merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan oleh manusia.
c. Kebisingan di tempat kerja yang merupakan salah satu polusi sulit
diatasi, Kebisingan atau bunyi-bunyian yang tidak dikehendaki oleh
telinga. Tidak dikehendaki, karena terutama dalam jangka panjang bunyi
tersebut dapat mengganggu ketenangan bekerja, merusak pendengaran,
dan menimbulkan kesalahan komunikasi, bahkan menurut penelitian,
kebisingan yang serius dapat menyebabkan kematian.
d. Bau tidak sedap di tempat kerja yang dapat dianggap sebagai
pencemaran, karena dapat mengganggu konsentrasi bekerja, dan baubauan yang terjadi terus-menerus dapat mempengaruhi kepekaan
penciuman. Pemakaian “Air Condition” yang tepat merupakan salah satu
cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau-bauan yang
mengganggu disekitar tempat kerja.
e. Keamanan di tempat kerja penting untuk dijaga dan diperhatikan. Oleh
karena itu faktor keamanan perlu diwujudkan keberadaannya. Salah satu
upaya untuk menjaga keamanan ditempat kerja, dapat memanfaatkan
tenaga Satuan Petugas Pengaman (SATPAM).
Berdasarkan teori-teori diatas maka dapat disimpulkan bahwa
lingkungan kerja merupakan lingkungan dimana para pekerja tersebut
bekerja baik dalam bentuk fisik maupun non fisik yang dapat
mempengaruhi diri seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya.
Perusahaan atau instansi harus berusaha untuk menciptakan lingkungan
kerja yang baru, sehingga para pegawai dapat menunjukan potensimereka
dalam pekerjaannya
Minggu, 23 Juli 2023
Indikator Lingkungan Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar