Dalam kinerja perusahaan yang harus juga diperhatikan yaitu bagaimana
kinerja keuangannya .Menurut Sucipto (203) menyatakan bahwa, kinerja
keuangan adalah penentuan ukuran-ukuran tertentu yang dapat mengukur
keberhasilan suatu perusahan dalam menghasilkan laba.Kinerja keuangan adalah
prestasi kerja di bidang keuangan yang telah dicapai oleh perusahan dan tertuang
pada laporan keuangan dari perusahan yang bersangkutan.Salah satu aspek yang
dinilai dalam pengukuran kinerja adalah aspek keuangan.Menurut Sucipto (203),
kinerja keuangan adalah penentuan ukuran- ukuran tertentu yang dapat mengukur
keberhasilan suatu organisasi atauperusahan dalam menghasilkan laba.Dari
kinerja keuangan ada banyak rasio keuangan yang dibuat sesuai kebutuhan para
analis yang biasa digunakan dalam melakukan analisis keuangan. Menurut Hanafi
dan Halimn (2003), rasio keuangan dibagi menjadi lima kelompok bagian, yaitu :
a. Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menurut Horne dan Wachowicz (2005 : 206) adalah
“rasio yang mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
jangka pendeknya”. Karena likuiditas menyangkut tentang kemampuan
perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya, maka pengujian
likuiditas difokuskan pada hubungan antara aktiva lancar dan hutang lancar
yang dimiliki perusahaan
b. Rasio Leverage
Rasio leverage (rasio utang) menurut Horne dan Wachowicz (2005 :
209) adalah “rasio yang menunjukkan sejauh mana perusahaan dibiayai oleh
utang”. Rasio leverage disebut juga rasio solvabilitas. Pihak yang paling
berkepentingan terhadap rasio solvabilitas perusahaan adalah kreditur dan
pemegang saham.
c. Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas (activity ratio) menurut Horne dan Wachowicz (2005 :
212) adalah “rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan
berbagai aktivanya”. Rasio-rasio ini dirancang untuk mengetahui apakah
jumlah total dari tiap-tiap jenis aktiva seperti yang dilaporkan dalam neraca
terlihat wajar, terlalu tinggi, atau terlalu rendah jika dibandingkan dengan
tingkat penjualan saat ini dan proyeksinya.
d. Rasio Profabilitas
Rasio profitabilitas menurut Horne dan Wachowicz (2005 : 222)
adalah “rasio yang menghubungkan laba dari penjualan dan investasi”. Setiap
perusahaan menginginkan tingkat profitabilitas yang tinggi.Untuk dapat
melangsungkan hidupnya, perusahaan harus berada dalam keadaan yang
menguntungkan (profitable). Apabila perusahaan berada dalam kondisi yang
tidak menguntungkan, maka akan sulit bagi perusahaan untuk memperoleh
pinjaman dari kreditor maupun investasi dari pihak luar.
e. Rasio Pasar
Rasio pasar adalah rasio yang menunjukkan bagian dari laba
perusahaan, dividen, dan modal yang dibagikan pada setiap saham
(Fakhruddin dan Hadianto, 2001:59).Rasio ini menunjukkan informasi yang
cenderung dilihat dari sudut pandang investor dan biasanya diungkapkan
dalam basis per saham.
Dari lima rasio tersebut peneliti mengambil rasio profitabilitas untuk melihat
kinerja keuangan yang ada di perusahaan BPR dengan mengambil metode Return
On Asset (ROA) yang salah satu alat ukur financial yang umum digunakan oleh
perusahaan
Minggu, 23 Juli 2023
Kinerja Keuangan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar