Pengukuran kinerjadigunakan sebagai dasar untukmenilaikeberhasilan/kegagalan pelaksanaan
kegiatan sesuai dengan sasaran dantujuan yangtelah ditetapkan dalamrangkamewujudkan visi
danmisiinstansi pemerintah.Pengukuran kinerjamerupakan suatu alatmanajemen yang
digunakan untuk meningkatkan kualitaspengambilan keputusandan akuntabilitas.
Balanced scorecard merupakan suatu mekanisme sistem manajemen yang mampu
menerjemahkan visi dan strategi organisasi ke dalam tindakan nyata di lapangan
yang dikembangkan oleh Robert Kaplan (Harvard Business School) dan David
Nornon pada awal tahun 1990.
Malina dan Selto (2001) mengatakan bahwa balanced scorecard (BSC) dianggap
komprehensif ketika memberikan sistem keseluruhan kinerja bisnis. Balanced
scorecard dianggap sebagai salah satu kinerja komprehensip karena pengukuran
kinerja tersebut tidak hanya menyediakan informasi keuangan tetapi juga
informasi non keuangan. Chenhall (2005) menjelaskan bahwa karakteristik SPK
adalah komprehensip karena informasi yang disediakan terintegrasi dengan aspek
bisnis dan kegiatan operasional, serta aspek pelanggan dan karyawan.
Hall (2008) berpendapat bahwa penggunaan sistem pengukuran kinerja dapat
meningkatkan kinerja manajerial melalui kognitif dan motivasional mekanisme
yaitu pemberdayaan psikologis. Balanced scorecard menyediakan kerangka kerja
untuk memilih pengukuran kinerja yang melengkapi ukuran finansial dengan
ukuran operasional kepuasan pelanggan, proses internal dan pembelajaran
(Banker et al., 2004).
Jumat, 14 April 2023
Sistem Pengukuran Kinerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar