Menurut Lubis (dalam Prihatini, 2007), stres kerja dapat mengakibatkan
hal-hal sebagai berikut :
a. Penyakit fisik seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, tukak
lambung, asma, gangguan menstruasi.
b. Kecelakaan kerja terutama seperti pekerjaan yang menuntut kinerja
tinggi dan bekerja giliran.
c. Absensi kerja.
d. Lesu kerja, pegawai kehilangan motivasi bekerja.
e. Gangguan jiawa mulai dari gangguan ringan sampai
ketidakmampuan yang berat. Gangguan jiwa ringan misalnya
mudah gugup, tegang, marah-marah, apatis, dankurang
konsentrasi. Gangguan yang lebih jelas dapat berupa depresi dan
gangguan cemas.
Menurut Arnold (1986) ada empat konsekuensi yang dapat terjadi akibat
stres kerja yang dialami oleh individu, yaitu:
a) Terganggunya kesehatan fisik. Stres yang dialami oleh seseorang
akan merubah cara kerja sistem kekebalan tubuh. Penurunan respon
antibodi tubuh di saat mood seseorang sedang negatif, dan akan
meningkat naik pada saat mood seseorang sedang positif. Seperti
penyakit jantung, gangguan pencernaan, darah tinggi, maag, alergi,
dan beberapa penyakit lainnya.
b) Kesehatan psikologis. Stres berkepanjangan akan menyebabkan
ketegangan dan kekhawatiran yang terus-menerus. Stres kronis
sifatnya menggerogoti dan menghancurkan tubuh, pikiran dan
seluruh kehidupan penderitanya secara perlahan-lahan. Stres kronis
umumnya terjadi di seputar masalah kemiskinan, kekacauan
keluarga, terjebak dalam perkawinan yang tidak bahagia, atau
masalah ketidakpuasan kerja. Akibatnya, orang akan terus-menerus
merasa tertekan dan kehilangan harapan.
c) Kinerja terganggu. Pada tingkat stres yang tinggi atau stres ringan
yang berkepanjangan akan membuat menurunnya kinerja seseorang.
Banyak pekerja yang tidak masuk kerja dengan berbagai alasan, atau
pekerjaan tidak selesai pada waktunya entah karena kelambanan
atau pun karena banyaknya kesalahan yang berulang.
d) Memengaruhi individu dalam pengambilan keputusan. Seseorang
yang mengalami stres dalam bekerja tidak akan mampu
menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.
Rabu, 26 April 2023
Dampak Stres Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar