Menurut Gawron (2008) untuk mengungkapkan beban kerja terdapat 3
aspek yaitu beban mental, beban fisik, dan waktu.
a. Aspek beban mental
Beban mental merupakan beban yang dirasakan melalui aktivitas
mental yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Beban
kerja mental dapat dilihat dari seberapa besar aktivitas mental yang
dibutuhkan untuk mengingat hal-hal yang diperlukan, konsentrasi,
mendenteksi permasalahan, mengatasi kejadian yang tidak terduga
dan membuat keputusan dengan cepat yang berkaitan dengan
pekerjaan dan sejauhmana tingkat keahlian dan prestasi kerja yang
dimiliki oleh individu.
b. Aspek beban fisik
Beban fisik merupakan beban yang dirasakan melalui kekuatan fisik
yang dimiliki individu. Beban fisik dapat dilihat dari ketahanan
tubuh terhadap banyaknya pekerjaan yang dikerjakan dan
banyaknya kekuatan fisik yang mereka gunakan.
c. Aspek waktu
Waktu merupakan aspek dalam terbentuknya beban kerja yaitu
target hasil yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu dan dapat
menggunakan waktu dengan efektif.
Menurut Munandar (2001), terdapat dua aspek yang menjadi beban
kerja, yaitu:
a. Beban kerja sebagai tuntutan fisik. Kondisi kerja tertentu dapat
menghasilkan prestasi kerja yang optimal di samping dampaknya
terhadap kinerja pegawai, kondisi fisik berdampak pula terhadap
kesehatan mental seorang tenaga kerja. Kondisi fisik pekerja
mempunyai pengaruh terhadap kondisi fatal dan psikologi
seseorang. Dalam hal ini bahwa kondisi kesehatan pegawai harus
tetap dalam keadaan sehat saat melakukan pekerjaan, selain istirahat
yang cukup juga dengan dukungan sarana tempat kerja yang nyaman
dan memadai.
b. Beban kerja sebagai tuntutan tugas. Kerja shif/kerja malam sering
kali menyebabkan kelelahan bagi para pegawai akibat dari beban
kerja yang berlebihan. Beban kerja berlebihan dan beban kerja
terlalu sedikit dapat berpengaruh terhadap kinerja pegawai.
Menurut Tarwaka (2011) pengukuran kerja bisa dilakukan melalui
pengukuran kerja mental, salah satunya menggunakan teknik Beban Kerja
Subjectif (Subjective Workload Assesment Technique) dalam metode ini
terdapat tiga aspek beban kerja:
a. Beban waktu (time load) menunjukan jumlah waktu yang tersedia
dalam perencanaan, pelaksanaan dan monitoring tugas atau kerja.
b. Beban usaha mental (mental effort load) yaitu berarti banyaknya
usaha mental dalam melaksanakan suatu pekerjaan.
c. Beban tekanan psikologis (psychological stress load) yang
menunjukan tingkat resiko pekerjaan, kebingungan, dan frustasi.
Rabu, 26 April 2023
Aspek –Aspek Beban Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar