Cara meningkatkan pemberdayaan keluarga dapat dilakukan
dengan Intervensi Pemberdayaan Keluarga menurut Dunst et
al’s 1988 yang diadaptasi oleh Nissim dan Sten (1991), dalam
Ardian (2014).
a. Membangun Kepercayaan dengan membentuk hubungan
dengan keluarga, membangun komunikasi empatik dan
mendengarkan serta menerima seluruh anggota keluarga.
b. Membangun hubungan langsung dengan anggota keluarga
yang menderita sakit (Penderita/klien)
c. Prioritaskan kebutuhan keluarga yang dirasakan oleh
keluarga untuk segera ditangani terlebih dahulu
d. Membantu keluarga menentukan praktek perawatan
keluarga dengan memperhatikan praktek perawatan yang
telah dilakukan keluarga dan kebutuhan akan pendidikan
kesehatan.
e. Menyediakan informasi yang akurat dan lengkap mengenai
kondisi klien atau penderita menyangkut gejala, kontrol,
dan masa depan implikasi kondisi kronis.
f. Membantu keluarga dalam menetapkan tujuan yang
realistik
g. Membimbing Keluarga dalam menilai dukungan internal
keluarga dan sumber daya dalam memobilisasi untuk
memenuhi kebutuhan pertolongan yang dirasakan keluarga.
h. Membimbing keluarga dalam menilai kekuatan keluarga
dan memobilisasinya untuk memecahkan masalah
i. Memperkuat kemampuan keluarga untuk mengidentifikasi
beberapa alternatif pilihan keperawatan.
j. Mendiskusikan dengan keluarga mendapatkan pelayanan
dan perawatan dari fasilitas-fasiltas kesehatan yang tersedia
k. Berikan penilaian yang tepat (reinforcemet positif) terhadap
kemampuan dan keterampilan merawat anggota keluarga
yang sakit.
l. Perawat dapat melakukan promosi perawatan diri pada
keluarga melalui pendidikan, negosiasi dan melakukan
evaluasi pemberdayaan keluarga. Tentu keluarga dalam
menetapkan tujuan yang realistik
Jumat, 14 April 2023
Cara meningkatkan pemberdayaan keluarga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar