Pada penelitian yang dilakukan oleh Wijaya (2014) disebutkan bahwa,
dampak dari stres kerja adalah sebagai berikut:
1. Stres kerja cenderung membuat kinerja karyawan akan menurun.
2. Kinerja karyawan tidak akan optimal jika mengalami tekanan yang berat
dalam bekerja.
3. Stres kerja cenderung membuat karyawan malas bekerja sehingga sering
absen.
4. Karyawan sering meninggalkan pekerjaan tanpa izin karena kondisi kerja
yang kurang nyaman.
5. Karyawan memiliki keinginan untuk keluar dari pekerjaan karena beban
yang cukup berat.
Pendapat lain mengenai dampak stres keja dikemukakan oleh Cox dalam
Retyaningyas (dalam Fauji, H. 2013 : 19), membagi menjadi 5 dampak dari stres
kerja yaitu:
1. Subyektif, berupa kekhawatiran atau ketakutan, agresi, apatis, rasa bosan,
depresi, keletihan, frustasi, kehilangan kendali dan emosi, penghargaan
diri yang rendah dan gugup, kesepian.
2. Perilaku, berupa mudah mendapat kecelakaan, kecanduan alkohol,
penyalahgunaan obat, luapan emosional, makan atau merokok berlebihan,
perilaku impulsif, tertawa gugup.
3. Kognitif, berupa ketidak mampuan untuk membuat keputusan yang masuk
akal, daya konsentrasi rendah, kurang perhatian. sangat sensitif terhadap
kritik, hambatan mental.
4. Fisiologis, berupa kandungan glukosa darah meningkat, denyut jantung
dan tekanan darah meningkat, mulut kering, berkeringat, bola mata
melebar, panas dan dingin.
5. Organisasi, berupa angka absensi, omset, produktivitas rendah, terasing
dari mitra kerja, serta komitmen organisasi dan loyalitas berkurang.
Jumat, 14 April 2023
Dampak Stres Kerja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar