Sabtu, 29 April 2023

 Nilai Perusahaan


Nilai perusahaan merupakan kondisi tertentu yang telah dicapai oleh
suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat
terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama
berapa tahun, yaitu sejak perusahaaan tersebut didirikan sampai
dengan saat ini. Menurut Husnan (2013) nilai perusahaan atau juga
disebut dengan nilai pasar perusahaan merupakan harga yang
bersedia dibayar oleh calon pembeli apabila perusahaan tersebut
dijual. 
Menurut Gitosudarmo dan Basri (2000) pengertian nilai perusahaan
adalah :
“Nilai perusahaan adalah nilai perusahaan saat ini dan nilai pada
waktu dan uang yang akan datang, oleh karenanya perlu
pertimbangan nilai waktu dan uang. Pertimbangan waktu dan uang
dipergunakan untuk menilai pengeluaran atau pemasukan yang akan
diterima di waktu yang akan datang, sedangkan evaluasi dan
keputusan harus dilakukan sekarang (present value).”
Nilai perusahaan sangat penting karena dengan nilai perusahaan
yang tinggi akan diikuti oleh tingginya kemakmuran pemegang
saham. Kekayaan pemegang saham dan perusahaan dipresentasikan
oleh harga pasar dari saham yang merupakan cerminan dari
keputusan investasi, pendanaan, dan manajemen aset.
Menurut Brigham & Ghapenski (1996) dalam Darminto (2010),
manajemen dalam mengelola aktiva secara efisien sebagai upaya
meningkatkan kinerja keuangan maupun nilai perusahaan. Salah satu
tugas mendasar dari manajer meningkatkan atau memaksimalkan
nilai perusahaan (value of the firm). Nilai perusahaan menunjukkan
nilai berbagai aset yang dimiliki perusahaan, termasuk surat-surat
berharga yang telah dikeluarkannya.
Pada penelitian yang dilakukan oleh Wijaya dan Wibawa (2010),
nilai perusahaan dapat dihitung menggunakan Price to Book Value
(PBV). Nilai pasar berbeda dari nilai buku. Jika nilai buku
merupakan harga yang dicatat pada nilai saham perusahaan, maka
nilai pasar adalah harga saham yang terjadi di pasar bursa tertentu
yang terbentuk oleh permintaan dan penawaran saham oleh para 
pelaku pasar. Rasio nilai pasar memberi manajemen suatu indikasi
tentang apa yang dipikirkan oleh investor tentang kinerja masa lalu
dan prospek perusahaan di masa depan (Nurhayati, 2013).
Berdasarkan pendekatan konsep nilai pasar atau Price to Book Value
tersebut, harga saham dapat diketahui berada diatas atau dibawah
nilai bukunya. Pada dasarnya, membeli saham berarti membeli
prospek perusahaan. PBV yang tinggi akan membuat investor yakin
atas prospek perusahaan dimasa mendatang. Oleh karena itu
keberadaan rasio PBV sangat penting bagi para investor maupun
calon investor untuk menetapkan keputusan investasi.

Tidak ada komentar: