Sabtu, 15 April 2023

Definisi Stres Kerja


Stres kerja merupakan ancaman bagi sebuah organisasi yang dapat
berdampak negatif bagi individu atau organisasi. Dalam pengertian umum,
Sukadiyanto (2010) menyatakan stres merupakan suatu tekanan atau suatu
perasaan yang menekan dalam diri seseorang. Hal tersebut dapat
disebabkan karena ketidakseimbangan antara harapan dengan kenyataan
yang diinginkan oleh individu. McGrath (Sukadiyanto, 2010) menyatakan
bahwa stres akan muncul pada individu apabila terdapat
ketidakseimbangan atau kegagalan inidividu dalam memenuhi
kebutuhannya baik yang bersifat jasmani atau rohani.
Kreitner dan Kinicki (2005) mengatakan bahwa stres adalah suatu
respon adaptif, dihubungkan oleh karateristik individu dan/atau proses
psikologis individu, yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap
tindakan eksternal, situasi, atau peristiwa yang menempatkan tuntutan
psikologis dan/atau fisik khusus pada seseorang.Lain halnya dengan
Munandar (2008) mengatakan bahwa stres kerja sebagai hasil dari tidak
atau kurang adanya kecocokan antara orang (dalam arti kepribadiannya,
bakatnya, dan kecakapannya) dan lingkungannya, yang mengakibatkan 
ketidakmampuannya untuk menghadapi berbagai tuntutan terhadap dirinya
secara efektif. Umumnya orang menganggap bahwa stres merupakan suatu
kondisi yang negatif, suatu kondisi yang mengarah ke timbulnya penyakit
fisik maupun mental, atau mengarah ke perilaku yang tidak wajar.
Robbins dan Judge (2008) mendefinisikan stres kerja sebagai suatu
kondisi yang dinamis yang di dalamnya individu menghadapi peluang,
kendala atau tuntutan yang terkait dengan apa yang sangat diinginkannya
dan hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti tapi penting.Berbeda
dengan Safaria (2011) mengartikan stres kerja sebagai kejadian atau
peristiwa seperti tuntutan dalam lingkungan kerja eksternal atau internal
yang melebihi sumber daya adaptif individu dan hal tersebut menimbulkan
distres serta respon negatif secara emosional, fisiologis, kognitif dan
perilaku.
Menurut Handoko (2008)stres kerja adalah suatu keadaan yang
dialami seseorang dalam bekerja dan keadaan itu sangat tidak
menyenangkan. Hal ini di karenakan adanya suatu kondisi ketegangan
yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang,
sehingga hal tersebut akan menimbulkan berbagai macam gejala stres baik
gejala fisik maupun mental yang akhirnya mengganggu pelaksanaan
kerja.Selain itu menurut Anoraga (2006), stres di tempat kerja merupakan
suatu tanggapan seseorang baik secara fisik maupun mental, terhadap
suatu perubahan di lingkungannya yang dirasakan mengganggu dan
mengakibatkan dirinya terancam. Secara singkat, Mangkunegara 
(2008)mengungkapkan bahwa stres kerja merupakan suatu perasaan yang
menekan atau rasa tertekan yang dialami oleh karyawan dalam
menghadapi pekerjaannya.
Morgan dan King (Dhania, 2010) mengemukakan bahwa stres
merupakan suatu kondisi internal yang terjadi dengan ditandai adanya
gangguan fisik, lingkungan, dan situasi sosial yang berpotensi pada
tindakan yang tidak baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa stres
kerja merupakan tekanan yang dialami oleh karyawan akibat
ketidakseimbangan antara tuntutan yang diberikan dengan kenyataan yang
dijalankan. Stres kerja juga dapat diartikan sebagai respon adaptif yang
dihubungkan oleh perbedaan antara tuntutan psikologi atau fisik yang
berlebihan pada sesorang (Luthans dalam Harisma & Witjaksono, 2013).
Lain halnya dengan Lembaga Nasional Keselamatan dan
Kesejahteraan Kerja mendefinisikan stres kerja sebagai respon fisik dan
emosional yang terjadi ketika persyaratan kerja tidak sesuai dengan
kemampuan, sumber daya, dan kebutuhan (Park, 2007). Lindestrom (Park,
2007) menyatakan bahwa sumber terpenting dari stres kerja ditentukan
oleh interaksi antar tuntutan psikologis yang tidak seimbang.

Tidak ada komentar: