Jumat, 14 April 2023

Manfaat Pemberdayaan Karyawan


Konsep pemberdayaan menurut Wibowo (2013) lahir ketika kegiatan
pendidikan dan pelatihan dirasa sudah tidak efektif lagi karena dinilai terlalu
bersifat top down sehingga kurang mampu mengembangkan kreativitas dan 
inovasi karyawan. Pemberdayaan adalah suatu cara pendekatan baru yang bersifat
bottom up karena menuntut karyawan lebih kreatif dan inovatif secara mandiri
dengan dukungan langsung dari pemberi wewenang.
Selanjutnya Wibowo (2013) menyatakan beberapa manfaat pemberdayaan,
yakni:
1. Semakin intensifnya kompetisi sehingga organisasi perlu memberdayakan orang
untuk melawan tantangan kompetisi.
2. Inovasi teknologi berubah cepat sehingga organisasi perlu memberdayakan orang
lain untuk menggunakan sebaik munkin teknologi maju.
3. Permintaan yang tetap atas kualitas yang tinggi dan nilai yang lebih baik
menyebabkan organisasi perlu memperdayakan orang untuk menemukan cara
inovatif guna meperbaiki produk dan jasa.
4. Tumbuhnya masalah ekologi menuntut organisasinya perlu memberdayakan
orang untuk melaksanakan kebijakan ekologi.
Seiring dengan era globalisasi yang tidak mungkin dihindari, perusahaan harus
dapat mengikuti aturan atau bahkan harus mengimbangi adanya upaya berbagai
perubahan yang diakibatkan globalisasi sehingga dapat meningkatkan kualitas
kerja.
Adapun pendapat lain menurut Gaspersz dalam Kadarisman (2013:241)
manfaat dari pemberdayaan pegawai ialah: pekerjaan mereka (karyawan)
merupakan milik mereka, mereka bertanggung jawab, mereka mengetahui dimana
mereka berada dan mereka memiliki beberapa kendali atas pekerjaan mereka.

Tidak ada komentar: