Rabu, 26 April 2023

Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja


Kecerdasan emosional merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang
untuk mengenali perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan
memotivasi diri sendiri, dan kemampuan mengelola emosi secara baik pada
diri sendiri, dan dalam hubungannya dengan orang lain (Goleman, 1998
dalam Nawawi, 2006). Kecerdasan emosional juga menunjukkan kemampuan
seseorang dalam menghadapi frustasi, mengendalikan dorongan hati,
mengendalikan stres agar tidak melumpuhkan kemampuan berfikir dan
bekerja. Implikasi dari pengertian konsep kecerdasan emosional tersebut,
maka orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi atau kuat cenderung 
lebih mudah mengendalikan diri sendiri, menjaling hubungan yang baik dan
akrab dengan orang lain seperti rekan kerja, pimpinan, maupun bawahan.
Selain itu, orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi cenderung mampu
mengatasi stres yang dihadapi, dan cenderung mampu menjaga kemampuan
berfikir dan bekerjanya. Jadi karyawan dengan kecerdasan emosional yang
tinggi, akan cenderung mampu menerima kondisi fisik dan psikis lingkungan
kerjanya, mampu menjaga hubungan yang harmonis dengan pimpinan, rekan
dan bawahan, dan cenderung tetap dapat menjalankan tugas pekerjaannya
meskipun menghadapi stres kerja. Oleh karena itu, karyawan dengan
kecerdasan emosional yang tinggi cenderung memiliki kinerja yang tinggi
pula, atau dengan kata kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap
kinerja karyawan. Penelitian yang dilakukan oleh Ismail (2011), dan
Shamsuddin (2014) menunjukkan bukti empiris bahwa kecerdasan emosional
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya,
semakin tinggi kecerdasan emosional seorang karyawan maka kinerjanya
cenderung akan semakin tinggi.

Tidak ada komentar: