Promosi menjadi salah satu bagian yang menjadikan organisasi
pemasar berhasil. Promosi yang disebut juga alat mengkomunikasikan
produk telah mengalami perkembangan dimana pemasar lebih mudah
dan lebih cepat dalam mempromosikan produknya. Hal ini disebabkan
munculnya berbagai media baru yang dapat dimanfaatkan untuk
menjangkau konsumen lebih cepat dan luas. Secara klasik promosi
adalah semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk
mengkomunikasikan dan mempromosikan produknya ke target pasar
(Kotler, 2008). Promosi sebagai unsur utama dalam kampanye
pemasaran merupakan kumpulan alat-alat yang insentif yang sebagian
besar berjangka pendek, yang dirancang untuk merangsang pembelian
produk atau jasa tertentu dengan lebih cepat dan lebih besar oleh
konsumen atau pedagang (Kotler dan Keller, 2012).
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membuat
para pemasar memikirkan ulang cara-cara mendekati dan membujuk
konsumen untuk membeli produk, jasa, dan ide yang ditawarkan.
Selain itu, teknologi digital yang merambah ke proses kreatif gambar,
suara, dan teks memberikan kemudahan kepada pembuat materi
promosi untuk menciptakan karya-karya yang kreatif untuk promosi
pemasaran. Para pembuat iklan dapat dengan leluasa menuangkan ide
dan kreasinya dengan lebih mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan
(Wenats, dkk, 2012).
Perkembangan teknologi komunikasi diikuti oleh terminologi
IMC (integrated marketing communication) yaitu konsep perencanaan
komunikasi pemasaran yang menghargai pentingnya nilai tambah dari
sebuah perencanaan yang kompeherenshif yang digunakan untuk
mengevaluasi peran-peran strategis dari berbagai displin komunikasi.
Duncan dalam Wenats (2012) mengatakan IMC merupakan sebuah
proses untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan pesan merek
yang menciptakan hubungan dengan konsumen. IMC (integrated
marketing comunication) juga disebut sebagai proses bisnis yang
strategis yang digunakan untuk merencanakan, mengembangkan,
melaksanakan, dan mengevaluasi program-program komunikasi
merek yang terkoordinasi, terukur, dan persuasif untuk jangka waktu
tertentu dengan konsumen, pelanggan, calon konsumen, dan sasaran
lainnya, serta pemerhati yang berkaitan di dalam dan luar perusahaan
(Wenats, dkk, 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar